Terancam Tunda Bayar Lagi, Bapenda Pekanbaru Belum Mampu Capai Target PAD

Realisasi pajak daerah Kota Pekanbaru diprediksi tidak mencapai target hingga akhir tahun 2019. Hal ini berimbas kegiatan di APBD.

Terancam Tunda Bayar Lagi, Bapenda Pekanbaru Belum Mampu Capai Target PAD
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Tim Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru memasang spanduk peringatan, Selasa (22/10/2019) malam di Massa Kok Tong, Jalan Arifin Achmad. Petugas memasangnya karena pengelola juga belum membayarkan pajak restoran. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Realisasi pajak daerah Kota Pekanbaru diprediksi tidak mencapai target hingga akhir tahun 2019.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru baru bisa mengumpulkan pajak daerah sebesar Rp 570 miliar hingga pekan kemarin.

Terdapat kekurangan sekitar Rp 210 miliar dari total target tahun 2019 sebesar Rp 780 miliar. Sementara siswa waktu untuk mengumpulkan pajak daerah tinggal tiga pekan lagi.

Pajak daerah yang tidak capai target itu bisa berdampak pada APBD Kota Pekanbaru tahun 2019. Sebab Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak daerah berkurang dari target awal.

Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi tidak menampik pajak daerah yang tidak tercapai berdampak bagi APBD.

Namun ia enggan berasumsi dan memilih untuk menunggu hasil akhir pajak daerah saat tutup buku.

"Pajak daerah tak mencapai target bisa saja berdampak pada APBD. Tapi kan kita belum tahu hingga akhir tahun jumlah pastinya,” kata Ayat kepada Tribun, Senin (9/12/2019).

Menurutnya, realisasi PAD yang tidak sesuai target tentu berdampak pada kegiatan pada tahun 2019. Sebab target pendapatan ini untuk membiayai kegiatan.

"Ada pengaruh ketika kegiatan sudah dikerjakan, tapi anggarannya tidak tercapai. Bisa saja kembali dilakukan tunda bayar," jelasnya.

Politisi PKS ini menyebut bahwa saat PAD tidak tercapai tentu tidak ada anggaran seperti direncanakan. Ia memprediksi keadaan ini bisa membuat tunda bayar sejumlah kegiatan.

Padahal Walikota Pekanbaru, Firdaus MT sudah mengingatkan agar tidak ada lagi tunda bayar pada tahun 2019.

Pasalnya tunda bayar juga terjadi pada 2018. Pembayarannya sudah dilakukan secara bertahap melalui APBD Perubahan 2019.

"Kalau seperti ini bisa saja ada tunda bayar lagi. Sebab kegiatannya ada, sementara dananya tidak ada," ulas dia.

Ayat mengaku tetap berharap Bapenda Kota Pekanbaru bisa mengejar selisih target yang mencapai Rp 200 miliar lebih. Ia mengingatkan Bapenda untuk mengejar ketertinggalan ini.

"Kita masih ada tiga pekan lagi, mudah-mudahan Bapenda masih semangat untuk mengejar potensi pajak daerah," imbuhnya. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Penulis: Fernando
Editor: ihsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved