BC Tembilahan Amankan Pompong Bermuatan 445 Bal Rokok Ilegal, ABK Kabur Setelah Kapal Kandas

Bea Cukai Tembilahan mengamankan kapal bermuatan rokok ilegal merek Luffman. Rokok ini diperkirakan bernilai lebih dari Rp2,8 miliar.

BC Tembilahan Amankan Pompong Bermuatan 445 Bal Rokok Ilegal, ABK Kabur Setelah Kapal Kandas
istimewa
Petugas Bea Cukai Tembilahan bersama Personel Polres Inhil berada di atas kapal pompong yang membawa rokok ilegal di Pulau Kijang, Reteh, Inhil, Senin (9/12) lalu. 

tribunpekanbaru.com - Sekitar 445 bal rokok ilegal berhasil disita oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) TMP C Tembilahan dari sebuah kapal motor jenis pompong.

Rokok bermerek Luffman ini diamankan Bea Cukai Tembilahan dalam sinergi patroli laut bersama Polres Inhil di Pulau Kijang, Reteh, Inhil, pada Senin (9/12) lalu sekitar pukul 07.00 WIB.

Kepala Bea Cukai Tembilahan, Anton Martin menjelaskan, rokok ilegal yang di perkirakan bernilai Rp2.848.000.000 tersebut, ditemukan dalam kondisi kandas di sekitar pohon nipah.

“Diduga kapal digunakan sebagai gudang bermuatan rokok ilegal, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp1.579.750.000,” jelas Anton Martin saat dikonfirmasi Tribun Pekanbaru.

Sebelumnya, Anton Martin menjelaskan, Bea Cukai Tembilahan mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai keberadaan kapal bermuatan rokok ilegal, yang berlokasi di Pulau Kijang, Reteh, Inhil.

Selanjutnya, informasi ini ditindaklanjuti dengan melakukan pencarian oleh tim patroli laut speed BC 10008 di sekitar Pulau Kijang, dengan berkoordinasi bersama Polres Inhil dan Polsek Pulau Kijang.

“Anak Buah Kapal (ABK) lari setelah mereka mengandaskan kapalnya. Saat ini kita masih fokus pada pengamanan barang bukti dengan dibantu dan dikawal oleh Polairud Polres Inhil," tambahnya.

“Rencananya, tindak lanjut terhadap barang bukti ini akan dibawa ke KPPBC TMP C Tembilahan untuk kemudian dilakukan pencacahan dan proses lebih lanjut,” ujarnya lagi. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved