Soal Bimbingan Pranikah, Menko PMK Muhadjir Effendy Beri Penjelasan

Publik sempat heboh beberapa waktu lalu mengenai persepsi program bimbingan pranikah yang dicanangkan oleh pemerintah.

Soal Bimbingan Pranikah, Menko PMK Muhadjir Effendy Beri Penjelasan
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Menko PMK, Muhadjir Effendi 

Soal Bimbingan Pranikah, Menko PMK Muhadjir Effendy Beri Penjelasan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Publik sempat heboh beberapa waktu lalu mengenai persepsi program bimbingan pranikah yang dicanangkan oleh pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, mengklarifikasi sejumlah persepsi tentang bimbingan pranikah.

Muhadjir mengatakan banyak kabar yang salah tentang bimbingan pranikah, yakni tentang kewajiban dan sistem kelulusan. Padahal menurut Muhadjir, hal tersebut tidak benar.

"Saya mohon diklarifikasi banyak kesalahpahaman tentang pranikah, yang dibikin seram-seram itu, yang katanya nanti berlangsung tiga bulan terus ada yang tidak lulus, kemudian wajib. Tidak begitu sebetulnya," ujar Muhadjir di Kantor Kemenko PMK, Jln Medan Merdeka Barat, Selasa (10/12/2019).

 

 

Meski begitu, dirinya menegaskan bahwa bimbingan pranikah sangat penting untuk diberikan kepada calon keluarga baru.

Menurut Muhadjir, bimbingan pranikah mutlak harus diikuti terutama untuk calon pengantin yang berpotensi menjadi keluarga miskin baru. Pasangan ini menurutnya patut mendapatkan bimbingan.

"Kita punya data yang sangat bisa dipercaya bahwa memang pembimbingan pranikah atau pun setelah nikah mutlak dilakukan. Terutama untuk kelompok calon pengantin baru yang berpotensi menjadi keluarga miskin baru," tutur Muhadjir.

Dirinya mengungkapkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terdapat 250 ribu pasangan yang berpotensi menjadi rumah tangga miskin baru.

"Dari 2,5 juta pasangan itu diperkirakan sekitar 10 persen adalah berpotensi menjadi keluarga rumah tangga miskin baru, jadi sekitar 250 ribu. Ini yang akan diberikan perhatian," pungkas Muhadjir.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan pasangan yang berpotensi mendapatkan pembinaan serta program pemberdayaan dari pemerintah setelah mengikuti program pranikah. Sehingga program bimbingan pranikah dapat menjadi solusi untuk pengentasan kemiskinan.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menko PMK Klarifikasi Soal Kewajiban Ikut Bimbingan Pranikah

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved