Banjir di Riau

BREAKING NEWS: Banjir di Riau, Ketinggian Air Makin Parah di Desa Lubuk Kembang Bunga Pelalawan

Genangan air akibat meluapnya Sungai Nilo yang melintasi desa dan meluber sampai ke permungkiman masyarakat.

BREAKING NEWS: Banjir di Riau, Ketinggian Air Makin Parah di Desa Lubuk Kembang Bunga Pelalawan
Ist
Kondisi banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan pasa Selasa (110/12/2019) lalu. Sebanyak 40 rumah terdampak dan ketinggian air mencapai 2 meter. 

BREAKING NEWS: Banjir di Riau, Ketinggian Air Makin Parah di Desa Lubuk Kembang Bunga Pelalawan

TRIBUNPEKANBARU.COM, UKUI - Hari ini, Rabu (11/12/2019), banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Riau semakin parah lantaran ketinggian air terus meningkat.

Berdasarkan pemantauan Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Ukui pada Selasa (10/12/2019) sore lalu, ketinggian air di daerah yang terdampak banjir mencapai 1 meter hingga 2 meter.

Genangan air akibat meluapnya Sungai Nilo yang melintasi desa dan meluber sampai ke permungkiman masyarakat.

"Pendataan kami ada sekitar 40 rumah yang terdampak banjir. Termasuk fasilitas sosial dan fasilitas umum," terang Cmat Ukui, Amri Juharza, kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (11/12/2019).

kondisi banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan pasa Selasa (110/12/2019) lalu. Sebanyak 40 rumah terdampak dan ketinggian air mencapai 2 meter.
kondisi banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan pasa Selasa (110/12/2019) lalu. Sebanyak 40 rumah terdampak dan ketinggian air mencapai 2 meter. (Ist)

Camat Amri menerangkan, lokasi banjir berada tepat di RT 4 dan RT5 Dusun l Desa Lubuk Kembang Bunga.

Jalan penghubung antar dusun terendam hingga tak bisa dilalui kendaraan dan harus menggunakan kapal kayu bermotor alias pompong.

Mushallah, Rumah Kantor (Rukan) Babhinkamtibmas, dan Balai Adat desa juga ikut terdampak banjir yang semakin tinggi.

"Sampai saat ini yang mengungsi masih tiga Kepala Keluarga (KK) ke rumah sanak familinya yang aman dari banjir. Bukan ke tempat pengungsian yang kita sediakan," tambah Amri.

Kebanyakan warga masih bertahan di dalam ruamah yang mulai terkepung banjir dan belum mengungsi.

Padahal tim kecamatan telah menyiapkan kapal motor untuk mengevakusi jika terjadi hal-hal yang buruk.

Termasuk perahu karet milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah disiagakan.

Air permukaan Sungai Nilo terus meningkat lantaran tinggi curah hujan di bagian hulu yakni di Dusun Toro dan Desa Kuala Renangan Kabupaten Indragiri Hulu.

Hingga hari ketiga banjir di Lubuk Kembang Bunga belum ada korban jiwa, luka-luka, maupun sakit.

Petugas medis yang siaga di posko kesehatan turun langsung ke rumah-rumah warga untuk mengecek kesehatan masyaralat terdampak banjir. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved