Berita Riau

Dinas Luar hingga Haid, Alasan 80 Lebih ASN Pelalawan Riau Tak Ikut Tes Urine hingga Hari Terakhir

Andi menjelaskan, sekitar 80 lebih ASN tak kunjung memeriksakan air seninya ke BNN karena berbagai alasan.Seperti sedang dinas luar, sakit, dan haid.

Dinas Luar hingga Haid, Alasan 80 Lebih ASN Pelalawan Riau Tak Ikut Tes Urine hingga Hari Terakhir
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
ASN Jalani Test Urine di Riau, Wajib Bagi Seluruh ASN Pemkab Pelalawan, Bupati Ikut Periksakan Urine 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pelalawan yang tidak mengikuti tes urine hingga hari terakhir di kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pelalawan ada 80 oranglebih.

Pemeriksaan urine digelar Selasa (3/12/2019) sampai Senin (9/12/2019) ditaja Badan Kesbangpol bekerjasama dengan BNNK Pelalawan, Satres Narkoba Polres Pelalawan dan Satpol PP.

"Data yang saya ingat sekitar 80-an yang sama sekali tidak datang untuk test urine ke kantor hingga hari terakhir," ungkap Kepala BNNK Pelalawan, AKBP Andi Salamon, Rabu (11/12/2019).

Andi menjelaskan, sekitar 80 lebih ASN tak kunjung memeriksakan air seninya ke BNN karena berbagai alasan. Seperti sedang dinas luar, sakit, haid, ada yang sebagian telah pensiun, pindah tugas serta alasan lainnya yang tak bisa ditinggalkan. Padahal tim gabungan menargetkan seluruh ASN yang mencapai 1.559 harus tes urine.

Hasil pengecekan BNN, kata Andi Salamon, ditemukan urine ASN yang positif mengandung narkoba diantaranya benzo, morfin, heroin, dan jenis obat bius lainnya.

Kelompok ini masuk dalam kategori pengguna narkoba atas resep dokter untuk mengabati penyakit tertentu yang diidapnya.

Obat yang diberikan dokter mengandung jenis narkoba yang masuk dalam kelompok obat bius. Resep itu biasa diberikan kepada warga yang mengidap sakit nyeri tulang, TBC akut, jantung, ada bekas operasi, magh, dan riwayat penyakit lain.
Andi Salamon memastikan, untuk penyalahguna narkotika nihil.

"Semua didokumennya hasil pemeriksaan sudah kami serahkan ke pemda. Pak Bupati, Pak Sekda, dan Kesbangpol sudah kita berikan,"ucapnya.

Kepala Badan Kesbangpol Pelalawan, Abdul Karim, membenarkan telah menerima data hasil pemeriksaan dari BNNK Pelalawan. Namun masih dilakukan rekapitulasi terhadap jumlah PNS yang belum dan telah menjalani tes urine. (Tribunpekanbaru.com/johannes tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved