Bea Cukai Dumai Musnahkan Barang Ilegal Hasil Penindakan, Ada Rokok, Miras, dan Mainan Anak

Beragam jenis barang hasil penindakan dimusnahkan Bea dan Cukai Dumai pada Kamis (12/12). Semua barang ini sudah berstatus Barang Milik Negara (BMN).

Bea Cukai Dumai Musnahkan Barang Ilegal Hasil Penindakan, Ada Rokok, Miras, dan Mainan Anak
tribun pekanbaru
Bea Cukai Dumai memusnahkan barang-barang selundupan yang sudah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara. Ada beragam jenis barang yang dimusnahkan pada Rabu (12/12) di Dumai. 

tribunpekanbaru.com - Bea Cukai Dumai bersama Forkopimda Dumai memusnahkan barang hasil penindakan yang telah ditetapkan menjadi Barang Milik Negara (BMN). Pemusnahan ini dilakukan di lapangan gudang TPP Bea Cukai Dumai, Kamis (12/12).

Kasi Pusat Layanan Informasi (PLI) Bea Cukai Dumai, Gatot Kuncoro mengungkapkan, barang-barang tersebut melanggar ketentuan Larangan Pembatasan (Lartas) saat importasinya, melanggar ketentuan UU Cukai, serta melanggar ketentuan kepabeanan.

Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) ini dilaksanakan setelah mendapat persetujuan Kementerian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Dumai.

Menurut Gatot, barang yang dimusnahkan adalah rokok berbagai merek sebanyak 1.800 slop atau 18.000 bungkus atau 360.000 batang.

Kemudian balpres 24 ball, ikat pinggang 180 koli, tas dan dompet berbagai merek 50 koli, kaos kaki dan pakaian 30 koli, drum plastik 35 buah, dan mainan anak 20 koli.

Selanjutnya minuman mengandung etil alkohol (MMEA) berbagai merek dengan kandungan alkohol di atas 5% sebanyak 188 botol, minuman dengan kandungan alkohol di bawah 5% dua krat atau 48 kaleng. "Ada juga piring dan gelas 6 koli, obat-obatan atau kosmetik 7 kotak, dan ban dalam kendaraan roda empat 15 koli," terangnya.

Gatot menyebut, penindakan atas barang-barang tersebut dilakukan Bea Cukai Dumai, merupakan manifestasi fungsi yang diemban Bea Cukai sebagai community protector, yaitu kewajiban melindungi masyarakat dari barang-barang ilegal berbahaya bagi kesehatan masyarakat maupun lingkungan.

Selain itu, peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal juga merugikan negara dari sisi penerimaan cukai.

Ditambahkan, pemusnahan dilakukan untuk memberi efek jera bagi pelaku pelanggaran, dan merupakan upaya penegakan hukum untuk melindungi negara dan industri dari masuknya barang-barang ilegal.

"Kita musnahkan dengan cara dibakar untuk barang seperti rokok, ban, kain, dan lainya. Sedangkan miras kita musnahkan dengan alat berat," terangnya. (dkp)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved