Berita Riau

Bupati Alfedri Minta Baznas Siak Riau Gali Potensi Zakat

Zakat untuk memperkecil angka kemiskinan sehingga pengembangan zakat produktif lebih terukur.

Bupati Alfedri Minta Baznas Siak Riau Gali Potensi Zakat
Istimewa
Bupati Siak Alfedri saat menyerahkan zakat konsumtif kepada masyarakat beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Bupati Siak Alfedri menyebut pendapatan masyarakat mengalami peningkatan. Karena itu ia meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Siak, Provinsi Riau menjalin hubungan baik dengan masyarakat agar target pengumpulan zakat dapat tercapai.

"Semakin banyak pengumpulan dana zakat maka semakin cepat dapat membantu para mustahik agar sejahtera," kata Alfedri, Kamis (12/12/2019).

Ia menambahkan, sudah membangun sinergitas antara Pemkab Siak, pengusaha dan masyarakat. Tujuannya untuk memperkecil angka kemiskinan sehingga pengembangan zakat produktif lebih terukur.

"Saya minta agar pengurus Baznas mengelola lembaga itu lebih baik lagi. Gali potensi dari seluruh aspek agar semakin banyak muzaki, orang yang membayar zakat," kata dia.

Menurut Alfedri, masyarakat yang ekonominya masih lemah memang menjadi tanggung jawab pemerintah. Namun begitu, juga menjadi tanggung jawab umat Islam secara kolektif.

"Ini bisa memutus mata rantai antara yang kurang mampu dengan yang memiliki kemampuan secara ekonomi," kata dia.

Ketua Baznas Siak Abdul Rasyid Soeharto Pua Upa siap melaksanakan masukan Alfedri. Ia menargetkan total pengumpulan zakat 2019 ini mencapai Rp 12 miliar.

"Insya Allah kita terus bangun komunikasi dengan seluruh pihak. Kesadaran membayar zakat dari tahun ke tahun semakin meningkat. Ini trend positif untuk kita meningkatkan target di masa mendatang," kata dia.

Ia menuturkan, pola pembagian zakat di Siak tidak hanya pola konsumtif. Sebab, pola konsumtif dilaksanakan untuk kebutuhan mendesak para mustahik atau yang berhak menerima.

"Semisal menjelang lebaran kita bagikan zakat konsumtif agar supaya keluarga mustahik dapat pula membeli kebutuhannya dan sama-sama bahagia pada lebaran itu," kata dia.

Sedangkan pola produktif diberikan kepada mustahik yang berkeinginan berusaha namun keterbatasan modal. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved