Indragiri Hilir

Polisi Ungkap Modus Maling Sepeda Motor di Inhil Riau, Pelaku Berkeliling di Jalan Incar Target

Sat Reskrim Polres Inhil menguak modus komplotan pencuri sepeda motor dalam menjalankan aksinya di Tembilahan dan sekitarnya.

Polisi Ungkap Modus Maling Sepeda Motor di Inhil Riau, Pelaku Berkeliling di Jalan Incar Target
Polres Inhil
Empat terduga pelaku dan barang bukti dihadirkan dalam press release curanmor di Mapolres Inhil, Kamis (12/12).T. Muhammad Fadhli). 

Polisi Ungkap Modus Maling Sepeda Motor di Inhil Riau, Pelaku Berkeliling di Jalan Incar Target

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Sat Reskrim Polres Inhil menguak modus komplotan pencuri sepeda motor dalam menjalankan aksinya di Tembilahan dan sekitarnya.

Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Indra Lamhot Sihombing membeberkan, pelaku berkeliling di jalan sekitar Tembilahan untuk mencari target sesuai pesanan penadah.

Setelah menemukan target dan melihat situasi sudah aman, pelaku akan mendekati sepeda motor incarannya dan menggondolnya.

“Pelaku tersebut membawa sepeda motor incarannya dengan cara merusak kunci kontak dengan menggunakan kunci meter T,” jelas AKP Indra dalam press release pencurian sepeda motor (curanmor) di Halaman Mapolres Inhil, Kamis (12/12).

Menurut Kasat, semua sepeda motor di jual pelaku kepada penadah dengan harga yang beragam, mulai dari harga Rp. 3 juta hingga Rp. 6 juta sesuai dengan tipe sepeda motor tersebut.

Sementara itu, dalam press relase kali ini Sat Reskrim Polres Inhil menghadirkan pelaku dan barang bukti yang berhasil di ungkap oleh tim opsnal dalam 2 bulan terakhir.

“Karena maraknya kejadian curanmor di Tembilahan, Kami melakukam penyelidikan terhadap pelaku tidak pidana curanmor di Kota Tembilahan,” tutur Kasat.

Empat orang berinisial MS, MN, RY dan HT di hadirkan dalam press release kali ini.
Kasat menjelaskan, pada 10 desember 2019 penyelidikan tim mengarah pada pelaku MS dan rekannya MN yang ternyata melakukan curanmor di Jalan Telaga biru gg Karet Tembilahan.

“Saat ingin di amankan kedua pelaku melarikan diri dan sempat terjadi kejar kejaran antara kepolisian dan juga pelaku, pelaku berhasil di tangkap di Jalan Pendidikan Tembilahan,” jelas Kasat.

Selanjutnya, menangkap ke duanya, lalu tim opsal mengembangkan pengembangan dengan melakukan penangkapan kepada penadah yang berinisial RY dan HT di Kecamatan Keritang.

Kini para pelaku terancam di kenai pasal 363 jo 65 KUHP pencurian di sertai dengan pemberatan hancaman penjara selama lamanya 9 Tahun.

“Selanjutnya, pidana yang dilakukan merupakan gabungan dari beberapa pidana yang berulang, ancaman hukuman di tambah sepertiga dari ancaman hukuman sebelumnya,” pungkas Kasat.(Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved