Berita Riau

Sita Barang Bukti 61,2 Gram Sabu, Polres Pelalawan Ungkap 17 Kasus Selama 22 Hari Operasi Antik

Polres Pelalawan berhasil mengungkap 17 kasus narkotika selama operasi Antik.

Sita Barang Bukti 61,2 Gram Sabu, Polres Pelalawan Ungkap 17 Kasus Selama 22 Hari Operasi Antik
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
21 Warga Pelalawan Ditangkap Polisi, Terlibat 17 Kasus Narkoba di Riau, Hasil Operasi Antik 2019 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Polres Pelalawan menggelar operasi Antik selama 22 hari yang dimulai dari tanggal 11 November sampai 2 Desember lalu serentak di seluruh jajaran hingga polsek-polsek.

Polres Pelalawan melalui Satuan Reserse Narkoba dan polsek-polsek berhasil mengungkap 17 kasus narkotika selama operasi Antik. Dari belasan perkara itu polisi mengamankan 21 orang tersangka, sebanyak 20 orang laki-laki diantaranya dewasa dan satu anak-anak.

"Dari 17 laporan polisi,sebanyak 11 kasus diungkap Satres Narkoba Polres Pelalawan dan enam kasus ditangani polsek-polsek," terang Kapolres Pelalawan AKBP M Hasyim Risahondua SIK didampingi Wakapolres Kompol Rezi Dharmawan dan Kasatres Narkoba Iptu Romi Irwansyah, saat konferensi pers di halaman mapolres, Kamis (12/12/2019).

Kapolres Hasyim menjelaskan, dari 17 perkara yang ditangani semuanya berkaitan dengan sabu-sabu, total barang buktinya seberat 61,2 gram. Sedangkan ganja dan ekstasi tidak ditemukan.

Pihaknya juga menyita barang bukti lain berupa sepeda motor delapan unit, mobil satu unit, dan telepon genggam 22 unit. Ada juga uang tunai sebesar Rp 1.820.00 yang diduga sebagai hasil penjualan sabu-sabu oleh para pengedar.

Jika diklasifikasikan peranan masing-masing pelaku dalam berkas perkara yakni tiga perkara sebagai bandar narkoba, tujuh kasus melakoni jadi pengedar, dan tujuh berkas lagi hanya sebagai pengguna.

Ditilik dari segi usia, para pelaku berumur dari 26 sampai 55 tahun dengan pekerjaan paling mendominasi sebagai wiraswasta.

"Hampir seluruh pelaku mengaku barang buktinya berasal dari Kota Pekanbaru. Lantaran jaraknya dekat dan kita berada di Jalan Lintas Timur nasional," tambah Hasym.

Mantan Kapolres Rokan Hulu ini menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkotika di Pelalawan dan memutus mata rantai barang haram itu dari daerah lain yang masuk ke wilayah hukum Pelalawan. (Tribunpekanbaru.com/johannes tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved