Akibat Terbakar Cemburu, Suami Nekat Aniaya Istrinya yang Hamil 5 Bulan Sampai Tewas

Peristiwa ini terjadi di Keritang, Kabupaten Inhil. Wanita berusia 22 tahun itupun akhirnya tewas setelah diduga dianiaya suaminya sendiri.

Akibat Terbakar Cemburu, Suami Nekat Aniaya Istrinya yang Hamil 5 Bulan Sampai Tewas
Polsek Keritang
Marwia (22) ditemukan tidak bernyawa setelah dianiaya sang suami di rumahnya Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil, Riau 

tribunpekanbaru.com - Marwia (22), seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil, meninggal dunia di tangan suaminya sendiri, pria berinisial HU (44).

Marwia diduga menjadi korban kekerasan dalam lingkup rumah tangga, dan meninggal dunia di rumah akibat dianiaya suaminya tersebut. Yang lebih tragis, korban meninggal dalam kondisi hamil yang diperkirakan berusia 5 bulan.

Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman melalui Kapolsek Keritang, AKP Martunus menuturkan, jenazah korban ditemukan oleh Martan (51), pelapor yang juga ayah kandung korban Marwia, dalam kondisi yang cukup mengenaskan.

“Rabu (11/12) lalu sekira pukul 08.00 WIB, pelapor diberitahukan oleh Sahak (saksi) bahwa anak kandungnya yaitu Marwia meninggal dunia di rumah akibat dianiaya suaminya sendiri,” ujar Martunus melalui keterangan tertulisnya, Kamis (12/12).

Mendengar hal tersebut pelapor langsung menuju ke rumah anaknya, dan sesampai di rumah pelapor melihat anaknya Marwia sudah terbaring di dalam kamar dengan kondisi luka lebam di sekujur tubuh serta sudah tidak bernyawa lagi.

“Atas kejadian tersebut, pelapor langsung melapor ke Polsek Keritang,” terang Kapolsek.

Mendapat laporan itu, polisi langsung bergerak dan menangkap HU. Kepala polisi, pria ini mengaku menghabisi istrinya karena terbakar cemburu. HU sendiri diciduk polisi di rumah seorang warga di Jalan Simpang Keritang, Desa Kuala Keritang, Inhil, Rabu (11/12) sekira pukul 11.00 WIB.

HU menyebut, istrinya Marwia dianiaya di dalam rumahnya di RT03 RW01 Dusun Mekar Jaya, Desa Kuala Keritang, pada Rabu (11/12) subuh sekitar pukul 04.30 WIB.

Kapolsek Keritang AKP Martunus menyebutkan, terduga pelaku menjadi kalap karena menduga istrinya itu berselingkuh.

“Sehingga antara pelaku dan korban terjadi pertengkaran, kemudian karena emosi pelaku meninju wajah korban. Selanjutnya HU mengambil gantungan baju dari kawat besi dan memukul bagian tubuh korban,” jelas Martunus.

Tidak sampai di situ, HU kembali mengambil sebatang kayu broti panjang kurang lebih 60 cm dan memukul pada bagian pinggul korban.

“Melihat korban terbaring, selanjutnya pelaku memberitahukan tetangganya bahwa istrinya tidak bergerak lagi dirumah. Setelah itu pelaku langsung melarikan diri ke kebun belakang rumah,” tambah Martunus.

Selain menangkap HU, polisi juga mengamankan barang bukti di antaranya satu batang kayu broti panjang kurang lebih 60 cm, satu HP Nokia warna hitam, dan satu unit HP Nokia warna putih. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved