Banjir di Riau

Banjir di Riau, Jumlah Desa di Kampar yang Terdampak Terus Bertambah

Hingga hari ini jumlah desa yang dilanda banjir di Kabupaten Kampar semakin bertambah.

Banjir di Riau, Jumlah Desa di Kampar yang Terdampak Terus Bertambah
BPBD Kampar
Desa Gunung Sahilan dan Sahilan Darussalam Kampar Riau terendam banjir. Air menggenangi daratan setinggi pinggang orang dewasa, Selasa (10/12/2019). 

KAMPAR - Hingga hari, Jumat (13/12/2019) ini jumlah desa yang dilanda banjir di Kabupaten Kampar semakin bertambah.

Banjir yang terjadi disebabkan oleh meluapnya sejumlah sungai yang melintasi Kabupaten Kampar dan curah hujan yang tinggi beberapa hari terkahir..

Update data BPBD Kampar siang hari ini, desa di Kabupaten Kampar yang dilanda banjir hingga saat ini antaranya Desa Kuntu, Desa Padang Sawah, Teluk Paman, Desa Lipat Kain Selatan yang berada di Kecamatan Kampar Kiri.

Desa lainnya yang mengalami banjir yakni Desa Gunung Sahilan dan Desa Sahilan Darussalam yang berada di Kecamatan Gunung Sahilan. Di desa ini banjir sudah melanda sejak tiga hari belakangan.

"Saat ini kondisi air sudah mulai surut dan beberapa masyarakat ada yang mulai memilih kembali kerumah, di agendakan sore ini Wakil Gubernur Riau berkunjung ke dua desa ini," kata Sekretaris BPBD Kampar, Afrudin Amga, Jumat (13/12/2019).

Desa Gunung Sahilan dan Sahilan Darussalam Kampar Riau terendam banjir. Air menggenangi daratan setinggi pinggang orang dewasa, Selasa (10/12/2019).
Desa Gunung Sahilan dan Sahilan Darussalam Kampar Riau terendam banjir. Air menggenangi daratan setinggi pinggang orang dewasa, Selasa (10/12/2019). (BPBD Kampar)

Desa Pulau Rambai di Kecamatan Kampa juga kemarin mulai dilanda banjir. Sejumlah rumah sudah terendam banjir akibat meluapnya Sungai Kampar.

Akibat banjir Sekolah Dasar, PAUD dan MTS yang ada di Desa Pulau Rambai terendam banjir.

Di Kecamatan Kampar Kiri Hilir yang daerahnya dilintasi Sungai Kampar Kiri beberapa desanya mulai terendam banjir sejak kemarin.

Desa yang dilanda banjir di kecamatan tersebut antaranya Mentulik, Gading Permai, Rantau Kasih, Bangun Sari, Sungai Bungo.

"Di Desa mentulik banjir yang melanda mengakibatkan dua unit sekolah MDA dan SMP terendam banjir dan aktifitas belajar mengajar diliburkan," ungkapnya.

Selanjutnya banjir juga mulai melanda sejumlah desa di Kecamatan Siak Hulu. Desa yang dilanda banjir antaranya Lubuk Siam, Tanjung Balam dan Buluh Cina.

"Kita masih terus mendata perkembangan banjir disejumlah wilayah di Kabupaten Kampar," katanya.

Ia menuturkan data terakhir yang dihimpun BPBD Kampar sampai siang tadi ada 1.198 jiwa warga yang terdampak bencana banjir dari 427 kepala keluarga.

Diprediksi daerah yang dilanda banjir di Kabupaten Kampar akan semakin bertambah. Prediksi ini didasari dengan akan kembali ditambahnya tinggi bukaan pintu air Waduk PLTA Koto Panjang pukul 16.00 wib ini.

Informasi yang disampaikan manajemen PLTA Koto Panjang, 5 pintu air yang sebelumnya di buka setinggi 120 cm ditambah sore ini menjadi 150 cm. (Tribunpekanbaru.com/Ikhwanul Rubby)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved