Banjir di Riau

Banjir di Riau, Status di Kampar Belum Tanggap Darurat, Bantuan Logistik Belum Disalurkan ke Korban

Status bencana banjir di Kampar yang sudah melanda 52 desa hingga hari ini belum ditetapkan sebagai Tanggap Darurat oleh Pemkab.

Banjir di Riau, Status di Kampar Belum Tanggap Darurat, Bantuan Logistik Belum Disalurkan ke Korban
BPBD Kampar
Desa Gunung Sahilan dan Sahilan Darussalam Kampar Riau terendam banjir. Air menggenangi daratan setinggi pinggang orang dewasa, Selasa (10/12/2019). 

KAMPAR - Status bencana banjir di Kabupaten Kampar yang sudah melanda 52 desa hingga hari ini belum ditetapkan sebagai Tanggap Darurat oleh pemerintah Kabupaten Kampar.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kampar, Amin Filda, Minggu (15/12) mengatakan dengan status belum Tanggap Darurat, Dinas Sosial belum akan menyalurkan bantuan logistik beras ke masyarakat.

Ia mengatakan bantuan tersebut baru bisa dikeluarkan dan dibagikan ke masyarakat jika status bencana sudah Tanggap Darurat.

"Kita Dinas Sosial mana punya anggaran untuk menyalurkan bantuan. Bantuan logistik hanya berasal dari anggaran cadangan dan Bulog," ungkapnya.

Ia mengatakan sejauh ini yang bisa diupayakan yakni terkait penyediaan tenda pengungsian darurat untuk para korban.

"Tenda ini diperuntukkan sebagai tempat mengungsi masyarakat dan dapur darurat," ungkapnya.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Kampar tidak tinggal diam saja terhadap bencana yang melanda, para pejabat eselon mengeluarkan uang sumbangan untuk membeli bantuan yang akan diserahkan ke korban banjir.

"Beberapa kali kunjungan yang dilakukan Pemkab Kampar ke korban banjir dan memberikan bantuan, anggaranya berasal dari sumbangan para pejabat eselon," ungkapnya.

Ia mengatakan mungkin bantuan dari hasil sumbangan ini akan kembali dilakukan berikutnya. (Tribunpekanbaru.com/Ikhwanul Rubby).

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved