Tim Gabungan Geledah Rutan Dumai, Temukan HP dan Senjata Tajam Buatan Sendiri

Tim gabungan tidak menemukan narkoba, namun menemukan alat hisap sabu atau bong. Selain itu, juga ditemukan HP dan senjata tajam.

Tim Gabungan Geledah Rutan Dumai, Temukan HP dan Senjata Tajam Buatan Sendiri
tribun pekanbaru
Kepala Rutan Dumai dan tim gabungan memperlihatkan barang temuan usai menggeledar seluruh kamar di Rutan Dumai, Jumat (20/12) malam lalu. 

tribunpekanbaru.com - Tim gabungan yang terdiri dari Polres Dumai, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Dumai dan TNI, menggeledah seluruh sel dan ruang tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Dumai.

Tim gabungan yang terdiri dari 95 personel kepolisian dibantu 25 personel BNNK Dumai, TNI, dan petugas Rutan, memeriksa satu demi satu kamar dan setiap sudut sel yang ada di Rutan tersebut.

Pada saat penggeledahan tersebut tidak ditemukan narkotika di dalam sel. Namun dalam penggeledahan yang dilaksanakan Jumat (13/12) malam lalu itu, petugas menemukan sejumlah bong (alat hisap sabu) dan plastik yang diduga sisa bungkus sabu.

Tidak hanya itu saja, petugas juga menemukan telepon genggam di dalam kamar, dan bahkan senjata tajam seperti pisau dan senjata tajam rakitan lainnya.

Sejumlah personel gabungan didampingi personel kepolisian bersenjata lengkap memeriksa semua sel yang ada di dalam Rutan Dumai, tanpa satu sel pun yang dilewati. Termasuk memeriksa sel tahanan wanita.

Petugas menyisir semua sudut kamar sel, setelah terlebih dahulu penghuni sel yang setiap sel diisi berkisar antara 25 sampai 30 narapidana dikumpulkan di luar sel.

Kepala Rutan Dumai, Rindra Wardhana mengungkapkan, penggeledahan bersama ini dilakukan berdasarkan instruksi pimpinan agar Lapas dan Rutan se-Indonesia bebas dari narkoba.

"Sesuai instruksi dari pimpinan, maka malam ini kita bersama polisi, BNN dan TNI, melakukan pemeriksaan bersama terhadap sel narapida untuk menciptakan Rutan dan Lapas bebas dari narkoba, pengedar, maupun jaringan narkoba. Dan Alhamdulillah pada penggeledahan bersama ini kita tidak ada menemukan ada narkotita di dalam Rutan," jelasnya.

Terkait adanya temuan alat hisap sabu seperti bong dan kaca pirek, dia mengaku akan menindaklanjuti temuan tersebut.

"Kita akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap penghuni sel yang di dalam selnya ditemukan bong (alat hisap sabu). Akan kita lakukan pemeriksaan urine terhadap mereka," tambahnya.

Disebutkan, dari penggeledahan tim gabungan itu, petugas menemukan benda-benda mencolok yang dilarang keberadaannya di dalam sel, seperti 22 handphone dan 68 senjata tajam. Diketahui senjata tajam tersebut merupakan hasil buatan warga binaan.

"Kegiatan seperti ini tidak hanya sekedar berlangsung malam ini saja, namun akan berlanjut secara internal kita. Ini untuk memastikan Rutan Dumai zero peredaran narkoba sebagaimana yang diinstruksikan pimpinan kepada kita," tuturnya. (dkp)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved