Banjir di Riau

Banjir di Riau, Aprianto Terpaksa Bayar Rp 150 Ribu untuk Menyeberangi Banjir di Langgam Pelalawan

Sebagian masyarakat memandang banjir di Riau menyusahkan aktivitas sehari-sehari, bagi sebagian lain malah membawa berkah.

Banjir di Riau, Aprianto Terpaksa Bayar Rp 150 Ribu untuk Menyeberangi Banjir di Langgam Pelalawan
Istimewa
Aktivitas penyeberangan menggunakan jasa pompong di Kecamatan Langgam akibat jalan akses ditutup lantaran digenangi banjir, Selasa (17/12/2019). 

PANGKALAN KERINCI - Penutupan akses utama ke Kecamatan Langgam akibat banjir pada Selasa (17/12/2019), membuat warga kesulitan untuk beraktivitas ke Pangkalan Kerinci maupun ke Pekanbaru.

Pasalnya kendaraan tidak diizinkan lagi melintasi Jalan Koridor Langgam maupun dari akses Desa Lubuk Ogung. Warga terpaksa menggunakan jasa penyeberangan kapal kayu bermesin alias pompong.

Tentu masyarakat mengeluarkan sejumlah uang untuk menyeberang.

Menurut penuturan warga Langgam, Aprianto (39), banji yang melanda Langgam selalu terjadi setiap tahun tepatnya di penghujung ata Bulan Desember.

Sebagian masyarakat memandang banjir menyusahkan aktivitas sehari-sehari, bagi sebagian lain malah membawa berkah.

Aktivitas penyeberangan menggunakan jasa pompong di Kecamatan Langgam akibat jalan akses ditutup lantaran digenangi banjir, Selasa (17/12/2019).
Aktivitas penyeberangan menggunakan jasa pompong di Kecamatan Langgam akibat jalan akses ditutup lantaran digenangi banjir, Selasa (17/12/2019). (Istimewa)

Seperti halnya dengan jasa penyeberangan yang saat ini aktif di jalan akses Pangkalan kerinci maupun Lubuk Ogung yan mengarah ke Langgam.

"Saya terpaksa membayar penyeberangan kapal pompong kalau menuju Pangkalan Kerinci. Memang tidak ada pilihan lain lagi," terang Aprianto kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (17/12/2019).

Aprianto merincikan, pompong yang aktif menyeberangkan warga berjumlah belasan yang berjalan bergiliran baik dari Langgam ke Pangkalan Kerinci maupun sebaiknya.

Untuk bisa menyeberang banjir warga mesti membayar Rp 150 ribu untu satu sepeda sepeda beserta orangnya. Kapasita sat pompon beragam antara tiga sampai empat sepeda motor.

Warga dari Pangkalan Kerinci akan diangkut dari Kilometer 17 Jala Koridor Langgam.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved