Kuantan Singingi

Lewat Teknik Manuver, Nelayan Tenggelam di Kuansing Riau Akhir Ditemukan

Pencarian korban melibatkan beberapa pihak. Yaini Polsek Kuantan Mudik, tim Tagana Kuansing dan Basarnas Pekanbaru.

Lewat Teknik Manuver, Nelayan Tenggelam di Kuansing Riau Akhir Ditemukan
Istimewa
Korban tenggelam di Sungai Air Duri, Kecamatan Kuantan Mudik, Kuansing akhirnya ditemukan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Nelayan di Kuansing, Riau yang tenggelam pada Senin sore (16/12/2019) akhirnya ditemukan pada Selasa siang (17/12/2019). Korban yakni Nasrijon alias Ijon ditemukan sudah tidak bernyawa.

Korban tenggelam diperkirakan pada Senin sore. Ia tenggelam di Sungai Air Duri, Kecamatan Kuantan Mudik, Kuansing. Korban sendiri sehari -sehari berprofesi sebagai nelayan.

Pencarian korban melibatkan beberapa pihak. Yaini Polsek Kuantan Mudik, tim Tagana Kuansing dan Basarnas Pekanbaru.

Penacrian korban sudah mulai dilakukan Senim sore saat korban diketahui tenggelam. Tim Basarnas Pekanbaru pun diberangkatkan Senin malam ke lokasi.

Tim gabungan sendiri melakukan pencarian dari lokasi kejadian ke hilir kurang lebih radius 1 hingga 2 km. Ternyata korban ditemukan tidak jauh dari lokasi diduga korban tenggelam.

Korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan manuver di lokasi pencarian. Akhirnya,korban muncul ke permukaan.

"Setelah dilakukan manuver dilokasi sehingga korban timbul dekat lokasi kejadian. Korban di temukan tidak jauh dari lokasi kejadian, kurang lebih 5 meter. Korban di evakuasi dan di serahkan ke pihak keluarga," kata Kepala  Basarnas pekanbaru melalui kasi Operasi SAR dan Kesiapsiagaan Jacky Chen, Selasa (17/12/2019).

Nelayan 60 tahun ini memang sudah sering mencari ikan di sungai tersebut. Apalagi, ia merupakan warga sekitar.

Biasanya, korban mencari ikan menggunakan sampan kayu.

Di dalam sampan tentunya ada jala dan ember tempat menampung ikan hasil tangkapan.

Dugaan tenggelamnya korban diketahui pada pukul 18.39 wib oleh anggota Polsek Kuantan Mudik. Saat itu diketahi sampan yang biasa di naiki korban hanyut. Didalam sampan tidak ada korban. Yang ada hanya jaring dan ember.

Pencarian pun dikakukan pihak kepolisian, Tagana, masyarakat sekitar di tempat area dimana korban mencari ikan.

Namun tidak ditemukan. Akhirnya setelah pencarian dilakukan hingga Selasa siang (17/12/2019), korban ditemukan. (Tribunpekanbaru.com/Palti Siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved