Senin, 27 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Razia Hotel Melati, Satpol PP Padang Temukan Ada Satu Wanita Muda dengan Dua Pria di Kamar

Total ada 14 remaja yang diamankan Satpol PP Padang dari sejumlah kamar hotel, saat melakukan razia Selasa (17/12/19) dinihari.

Penulis: rinaldi | Editor: rinaldi
tribun padang
Satpol PP Padang mengamankan 14 orang remaja pada penertiban hotel melati di kawasan Jalan Thamrin, Kota Padang, Selasa (17/12) dinihari. 

tribunpekanbaru.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang mengamankan 14 orang remaja pada penertiban hotel melati di kawasan Jalan Thamrin, Kota Padang, Selasa (17/12) dinihari.

Penertiban ini dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa adanya penginapan yang menerima tamu tanpa surat nikah. Lima orang wanita dan sembilan orang laki-laki ini tidak memiliki KTP dan kartu nikah. Mereka kemudian dibawa petugas ke kantor Satpol PP Padang di Jalan Tan Malaka, Padang.

Para remaja ini langsung dilakukan tes darah oleh tim Dinas Kesehatan Kota Padang (DKK) untuk memastikan kesehatan mereka.

Kepala Satpol PP Padang, Al Amin, mengatakan, dari pemeriksaan ada lima orang yang terindikasi narkoba dan zat adiktif. Kelima orang tersebut langsung dikirim ke Badan Narkoba Narkotika (BNN) Kota Padang untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut.

"Kita sudah koordinasi dengan DKK, BNN, DP3AP2KB, mengenai anak di bawah umur yang kita amankan. Mereka yang terindikasi narkoba kita serahkan langsung ke BNN untuk pembinaan lebih lanjut. Selebihnya kita serahkan ke Dinas Sosial Kota Padang, juga untuk dilakukan pembinaan," kata Al Amin.

Dikatakan, para remaja yang diamankan dari kamar hotel itu rata-rata masih di bawah umur, tidak memiliki KTP dan buku nikah. "Mereka kita dapati ada yang berduaan dalam kamar dengan pasangannya. Ada yang empat orang dengan pasangannya di dalam kamar. Malah ada juga satu orang wanita dengan dua laki-laki dalam satu kamar," tambah Al Amin.

Dia lantas mengimbau masyarakat Kota Padang untuk selalu menjaga putra-putrinya, agar tidak salah dalam pergaulan yang bisa berdampak buruk terhadap masa depan mereka.

"Peran orangtua sangat dibutuhkan dalam melakukan pembinaan anaknya, jangan dibiarkan pulang larut malam, apalagi sampai tidak pulang. Mereka semua masa depan bangsa, jika mereka sudah salah langkah, bagaimana masa depan mereka nanti. Saya harap para orangtua lebih bijak dalam menjaga putra-putrinya," tuturnya. (rin/tribun padang)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved