Berita Riau

Wujudkan Siak 2020 Bebas Asap, Kapolres Siak Riau Pimpin Apel Siaga Bencana

Kesiagaan seperti, melakukan sialisasikan risiko bencana, pemetaan daerah bencana, menyiapkan posko dan logistik, dana kedaruratan, simulasi bencana.

Wujudkan Siak 2020 Bebas Asap, Kapolres Siak Riau Pimpin Apel Siaga Bencana
TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya bersama pimpinan Forkopimda Siak dan perusahaan melihat peralatan damkar, Selasa (17/12/2019) di Lapangan Tugu, depan Istana Siak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya menjalankan komitmen dan melaksanakan perintah Siak Bebas Asap 2020. Karena itu, ia bersama Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Siak melaksanakan Apel Siaga Bencana, Penanggulangan Bencana Banjir longsor serta antisipasi Karhutla 2020, Selasa (17/12/2019) tingkat Kabupaten Siak di Siak.

Kegiatan tersebut melibatkan Pemkab Siak, Kodim 0303/Bengkalis serta unsur terkait di kabupaten Siak.

AKBP Doddy F Sanjaya mengatakan, dalam rangka mitigasi bencana di Siak, pemerintah melalui BNPB telah mengusulkan instruksi presiden yang mewajibkan setiap daerah, agar segera memiliki rencana kedaruratan jelas dan kuat.

"Risiko bencana tersebut kita maklumi terjadi, dikarenakan perkiraan iklim dan cuaca pergantian tahun yang identik dengan bencana hidrometeorologi, yang didahului dengan terjadinya banjir dan longsor di beberapa daerah sejak November 2019. Sejumlah daerah lain di Indonesia juga telah menegaskan status siaga untuk menghadapi bencana tersebut," ucap Doddy.

Kesiagaan yang dimaksud adalah, melakukan sialisasikan risiko bencana kepada masyarakat, pemetaan daerah bencana, menyiapkan posko dan logistik dan dana kedaruratan, hingga pelaksanaan simulasi bencana.

"Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), telah mewanti-wanti akan tingginya potensi bencana yang mengintai Provinsi Riau dalam beberapa tahun ini, seperti kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan banjir," kata dia.

Masyarakat di kampung -kampung rawan bencana perlu kiranya dilatih oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun lembaga dan instansi terkait lainnya. Tujuannya untuk mengenali tanda-tanda bencana alam. Seperti, akan terjadinya longsor, banjir dan bencana Karhutla.

Selain itu, untuk Siaga terhadap bencana, Pemerintah pusat akan menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) yang mewajibkan daerah menyusun rencana kedaruratan (Contigency Plan). Inpres itu diharapkan dapat mengoptimalkan mitigasi bencana di beberapa daerah.

"Inpres tersebut nantinya mewajibkan daerah untuk menyusun rencana cadangan penanggulangan bencana yang meliputi situasi dan kondisi pra, saat, dan pasca bencana. Beberapa ancaman bencana tersebut antara lain bencana geologi, vulkanologi, hidrometeorologi, limbah industri, hingga kegagalan teknologi," kata Doddy.

Selain itu pemerintah daerah juga berkewajiban untuk menyiapkan dana tanggap darurat sementara untuk bencana. Agar saat terjadi bencana yang tidak diinginkan, pertolongan pertama bisa dilakukan oleh daerah tanpa harus menunggu bantuan dari pusat terlebih dahulu. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)



document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved