Pelalawan

Bupati Harris Isyaratkan Mutasi Besar-besaran Pejabat Pemkab Pelalawan Riau

Seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan Riau harus mempersiapkan diri untuk dimutasi pada akhir tahun 2019 ini.

Bupati Harris Isyaratkan Mutasi Besar-besaran Pejabat Pemkab Pelalawan Riau
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Meski kondisi asap semakin tebal, Bupati Pelalawan HM Harris menyampaikan siswa sekolah belum layak untuk diliburkan. 

PANGKALAN KERINCI - Seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan Riau harus mempersiapkan diri untuk dimutasi pada akhir tahun 2019 ini.

Pasalnya, Bupati Pelalawan HM Harris mengisyaratkan akan melakukan mutasi besar-besaran pada akhir 2019 atau paling lambat awal tahun 2020 nanti.

Mutasi akan menerpa seluruh pejabat eselon ll, lll, dan lV yang saat ini menjabat di 30 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Penyegaran struktur jabatan itu dilakukan untuk mengejar target-target program pembangunan.

"Saya ingin semua dinas mencapai target-targe yang diberikan. Semua (pejabat) perlu kita evaluasi," kata Bupati Harris kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (18/12/2019).

Harris menjelaskan, mutasi akan dijadwalkan setelah proses assesment pejabat selesai dilaksanakan Badan Kepegawaian Pendidika dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Pelalawan.

Saat ini para pejabat eselon lll masih menjalani tahapan seleksi jabatan tinggi pratama atas lelang jabatan untuk eselon ll. Hasil assesment akan menjadi dasar dalam melakukan mutasi jabatan.

Bupati dua periode ini menegaskan, mutasi akan dilaksanakan secara bertahan sepert tahun lalu.

Tahap pertama untuk posisi eslon ll setingkat kepala dinas, kepala badan, dan asisten. Khususnya mengisi jabatan pimpinan OPD yang saat ini kosong di delapan dinas, karena pejabat sebelumnya telah pensiun.

"Setelah jabatan kosong diisi, barulah (mutasi) yang besar-besaran. Sebenarnya semuanya mampu, tapi sekarang merek mau ngak bekerja sesuai dengan target yang dibuat. Itu yang kita cari," tandasnya.

Dalam proses penyusunan pejabat, Harri telah memerintahkan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tengku Mukhlis untuk membentuk tim.

Di dalam susunan tim itu Bupati Harris masuk, agar bisa mengontrol secara langsung proses penempatan pejabat untuk posisi yang dibutuhkan. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved