Berita Riau

Empat Kamera Trap Dipasang di Tempat Penemuan Jejak Harimau di Pelalawan Riau

Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), kepolisian, dan manajemen PT RAPP telah melakukan langkah-langkah antisipasi.

Empat Kamera Trap Dipasang di Tempat Penemuan Jejak Harimau di Pelalawan Riau
Kepolisian Sub Sektor Pelalawan
Kepolisian Sub Sektor Pelalawan melakukan pengecekan lokasi penemuan jejak kaki diduga milik Harimau Sumatera di Desa Sering Kabupaten Pelalawan Riau, Senin (16/12/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Lokasi penemuan jejak kaki diduga milik Harimau Sumatera di Desa Sering, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau Minggu (17/12) lalu dekat dengan pemukiman dan areal operasional PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), tepatnya di lokasi water intake.

Hal ini menjadi perhatian semua pihak. Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), kepolisian, dan manajemen PT RAPP telah melakukan langkah-langkah antisipasi.

"Hasil pengecekan tim ke lokasi, diputuskan untuk memasang CCTV atau kamera sejenisnya, untuk memastikan keberadaan harimau itu," terang Kapolres Pelalawan, AKBP M Hasyim Risahondua SIK, Rabu (18/12/2019).

Meski telah ditemukan jejak menyerupai bekas kaki harimau, namun belum pernah ada yang melihat secara langsung penampakannya. Sehingga semua pihak masih berandai-andai atas temuan tersebut, bisa saja binatang lain yang kakinya mirip.

Kapolres Hasyim mengimbau masyarakat untuk menjaga dan berhati-hati dalam beraktivitas di dekat hutan atau wilayah temuan jejak itu.

Jika melihat satwa liar itu, segera melaporkan ke aparat dan pihak yang berwajib. Diingatkan untuk tidak melakukan perburuan ilegal terhadap hewan yang dilindungi negara itu.

"Pun jika ada oknum atau kelompk yang tidak dikenal masuk ke areal hutan untuk melakukan perburuan liar, segera melaporkan ke kita. Akan kita tindak tegas," ucapnya.

Communications Manager PT RAPP, Budi Firmansyah menyebutkan, Minggu lalu, sekuriti sedang melaksanakan patroli di jalan menuju fasilitas water intake.

Petugas melihat jejak seperti tapak kaki kucing berukuran besar dengan arah menyeberangi jalan yang berjarak lebih kurang enam kilometer dari pabrik masuk ke dalam kebun dan hutan di sekitar lokasi.

"Atas temuan itu tim sekuriti segera menyampaikan ke environment department untuk menindaklanjuti," terang Budi Firmansyah.

Setelah tim datang melihat dan mengamati temuan bekas kaki itu di sekitar lingkungannya, tidak ditemukan keberadaan hewan atau binatang yang memiliki jejak tersebut. PT RAPP telah berkoordinasi dengan BBKSDA Riau untuk dapat memastikan bekas kaki diduga harimau itu.

"Kita sudah memasang empat unit kamera trap di sekitar penemuan jejak kaki itu," tambah Budi. (Tribunpekanbaru.com/johannes tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved