Berita Riau

Pejabat Pelalawan Riau Deg-degan, Bupati Harris Isyaratkan Mutasi Besar-besaran Usai Assesement

Bupati Pelalawan mengisyaratkan mutasi seluruh pejabat eselon II, III, dan lV yang saat ini menjabat di 30 OPD.

Pejabat Pelalawan Riau Deg-degan, Bupati Harris Isyaratkan Mutasi Besar-besaran Usai Assesement
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Bupati Pelalawan HM Harris 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Bupati Pelalawan HM Harris mengisyaratkan akan melakukan mutasi besar-besaran pada akhir 2019 atau paling lambat awal tahun 2020 mendatang.

Mutasi akan menerpa seluruh pejabat eselon II, III, dan lV yang saat ini menjabat di 30 OPD. Penyegaran struktur jabatan itu dilakukan untuk mengejar target-target program pembangunan.

"Saya ingin semua dinas mencapai target-targe yang diberikan. Semua (pejabat) perlu kita evaluasi," kata Bupati Harris, Rabu (18/12/2019).

Harris menjelaskan, mutasi akan dijadwalkan setelah proses assesment pejabat selesai dilaksanakan BKP2D Pelalawan.

Saat ini para pejabat eselon lll masih menjalani tahapan seleksi jabatan tinggi pratama atas lelang jabatan untuk eselon II. Hasil assesment akan menjadi dasar dalam melakukan mutasi jabatan.

Harris menegaskan, mutasi akan dilaksanakan secara bertahan sepert tahun lalu. Tahap pertama untuk posisi eselon ll setingkat kepala dinas, kepala badan, dan asisten.

Khususnya mengisi jabatan pimpinan OPD yang saat ini kosong di delapan dinas, karena pejabat sebelumnya telah pensiun.

"Setelah jabatan kosong diisi, barulah (mutasi) yang besar-besaran. Sebenarnya semuanya mampu, tapi sekarang merek mau nggak bekerja sesuai dengan target yang dibuat. Itu yang kita cari,"ujarnya.

Dalam proses penyusunan pejabat, Harris telah memerintahkan Sekda Tengku Mukhlis untuk membentuk tim. Di dalam susunan tim itu Bupati Harris masuk, agar bisa mengontrol langsung proses penempatan pejabat untuk posisi yang dibutuhkan. (Tribunpekanbaru.com/johannes tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved