Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah Sumbarriau Berganti, Dipimpin Pepen S Almas

Portofolio Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Sumbarriau yang membawahi Provinsi : Sumatera Barat , Riau dan Kepulauan Riau

Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah Sumbarriau Berganti, Dipimpin Pepen S Almas

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Portofolio Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Sumbarriau yang membawahi Provinsi : Sumatera Barat , Riau dan Kepulauan Riau

Sebelumnya dijabat Budiono berpindah ke Pepen S Almas yang merupakan mantan Kepala Kantor BPJAMSOSTEK cabang Jakarta Kelapa Gading, yang sebelumnya Kacab Semarang Jawa Tengah.

Pepen mengakui ia bukan orang baru di wilayah Sumbar, Riau dan Kepri karena ia pernah tugas di Kota Batam, di Tahun 2012 sampai dengan 2014 , sempat menjadi Kepala bidang Pelayanan di Kantor Cabang Batam Nagoya dan di percaya menjadi Kepala Kantor Cabang Batam Sekupang hingga tahun 2014.

"Tugas pertama saya sebagai staf di Cabang Jakarta Slipi, kemudian dipindahkan ke Kantor Cabang Jakarta Kalideres, lalu Jakarta Cilandak, Lanjut ke Kacab Bangka Belitung Dari Tahun 1997 mengabdi di PT. Jamsostek yang sekarang menjadi BPJS Ketenagakerjaan saya selalu mengedepankan ikhtiar yang maksimal dan berdoa dalam bekerja," kata Pepen saat bertemu dengan awak media di Pekanbaru, Rabu (18/12/2019).

Di moment ini juga ia mengumumkan bahwa lembaga pemberi jaminan sosial Ketenagakerjaan kepada seluruh masyarakat pekerja di Indonesia tersebut mendapat panggilan baru.

"Kita ada panggilan baru, ada standarisasi. Tolong panggil kami BPJAMSOSTEK, bukan ganti nama tetapi kita memberi nama panggilan baru agar memudahkan orang memanggil BPJS Ketenagakerjaan," imbuhnya.

Ia menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan hanya berganti nama panggilan saja.

Sesuai aturan, mereka tetap memakai nama BPJS Ketenagakerjaan.

"Bukan berganti nama. Nama tetap sesuai UU 24 Tahun 2011, BPJS Ketenagakerjaan. Tetapi hanya nama panggilan, panggil kami BPJAMSOSTEK (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan)," ulasnya.

Adapun pergantian nama panggilan ini dimaksudkan agar masyarakat tak kebingungan membedakan antara BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

"Tujuannya agar masyarakat lebih mudah mengenal kami. Karena masih banyak masyarakat yang bingung tidak dapat membedakan BPJS Ketenagakerjaan dengan BPJS Kesehatan," tuturnya. (Tribunpekanbaru/Alexander).

Penulis: Alex
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved