Pelalawan

Hakim Vonis Pelaku Pembunuhan dan Sodomi di Pelalawan Riau 15 Tahun Penjara, Setara Tuntutan JPU

Terdakwa Asep Mahpudin menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan dari majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan.

Hakim Vonis Pelaku Pembunuhan dan Sodomi di Pelalawan Riau 15 Tahun Penjara, Setara Tuntutan JPU
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Terdakwa pembunuhan dan sodomi Asep Mahpudin mengikuti persidangan pasa Kamis (12/12/2019) lalu di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan. Terdakwa Asep dituntut jaksa dengan 15 tahun penjara. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Pelaku pembunuhan dan sodomi di Kabupaten Pelalawan Riau bernama Asep Mahpudin (45) akhirnya merima ganjaran hukum akan kejahatan yang dilakukannya pada Kamis (19/12/2019) sore.

Terdakwa Asep Mahpudin menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan dari majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan.

Sidang dipimpin oleh majelis hakim yang diketuai Meilinda Aritonang SH MH yang juga Wakil Ketua PN Pelalawan, didampingi Joko Ciptanto SH MH dan Rahmat Hidayat Batubara SH MH sebagai hakim anggota. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Reza Fikri SH.

Majelis hakim membacakan putusan di depan terdakwa Asep Mahpudin yang mengenakan rompi tahanan berwarna jingga dipadu dengan peci hitam.

Pelaku Pembunuhan di Pelalawan Riau Itu Ternyata Residivis & Menjadi Korban Sodomi Selama di Penjara

REKONSTRUKSI Pembunuhan dan Sodomi di Pelalawan Riau, Asep Peragakan 20 Adegan Membunuh dan Sodomi

Pria berkuli hitam itu duduk di kursi pesakitan mendengarkan voni hakim terhadap dirinya.

Hakim menilai terdakwa Asep terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan terhadap korbannya bernama Junjung Siregar (21) pada 5 Juli 201 2019 di Desa Petani Kecamatan Bunut, tepatnya dirumah kakak terdakwa.

Kemudian terdakwa Asep menguburkan jenazah korban di belakang rumah kakaknya dengan kondisi telanjang dan posisi telungkup.

"Menjatuhkan hukuman pidana kurungan selama 15 tahun dan membebankan biaya perkara kepada terdakwa," terang hakim ketua Meilinda Aritonang.

REKONSTRUKSI Pembunuhan dan Sodomi di Pelalawan Riau, Asep Peragakan 20 Adegan Membunuh dan Sodomi
REKONSTRUKSI Pembunuhan dan Sodomi di Pelalawan Riau, Asep Peragakan 20 Adegan Membunuh dan Sodomi. (Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung)

Majelis hakim mengabulkan dakwaan subsider JPU yakni pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Hal yang memberatkan, hakim juga menilai terdakwa berbelit-belit selama persidangan dan terkesan tidak jujur.

Selain itu perbuatan tersangka menghilangkan nyawa orang lain secara sengaja serta telah direncanakan. Keluarga korban kehilangan anggota keluarganya karena dibunuh oleh Asep.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved