Berita Riau

Tanggapan Bupati Pelalawan Riau Terkait Tiga Anaknya Jadi Kandidat Calon Kepala Daerah

Menurut HM Harris, pesta demokrasi harus dipandang sebagai hak bagi seluruh masyarakat termasuk anak, keluarga, maupun famili bupati.

Tanggapan Bupati Pelalawan Riau Terkait Tiga Anaknya Jadi Kandidat Calon Kepala Daerah
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Bupati Pelalawan HM Harris 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Menanggapi tiga anaknya yang mengikuti penjaringan bakal calon kepala daerah, Bupati Pelalawan, Riau, HM Harris menyebutkan, hal itu merupakan biasa dalam dunia politik.

Menurut bupati dua periode ini, pesta demokrasi harus dipandang sebagai hak bagi seluruh masyarakat termasuk anak, keluarga, maupun famili bupati.

Tak ada aturan maupun kebijakan apapun yang dilanggar atas isu tiga anaknya yang berniat mencalonkan diri menjadi bupati.

"Kalau mau maju dalam kesempatan ini silakan saja, semuanya bisa dan punya hak. Apakah anak bupati, wakil bupati, atau dari media (wartawan). Semuanya silakan," kata Harris, Kamis (19/12/2019).

Harris mengungkapkan, penentu akhir bagi calon yang akan diusung nanti adalah pengurus pusat partai politik, khususnya di Partai Golkar.

Sebab banyak tokoh lain yang juga mendaftar sebagai bakal calon bupati maupun wakil bupati. Semuanya akan berlomba untuk merebut perhatian DPP Golkar melalui elektabilitas yang akan disurvei nantinya.

Kemudian, hasil akhir menang atau tidaknya ditentukan oleh masyarakat itu sendiri sebagai pemilik hak suara pada Pilkada Pelalawan pada September 2020.

"Penentuan jadi atau tidak mencalon, itu kewenangannya DPP. Kita tak bisa mengintervensi itu. Kita lihat saja nanti," tambahnya.

Seperti diketahui, tiga anak Bupati Pelalawan HM Harris, mendaftar sebagai kandidat calon bupati tahun 2021-2020 yang mendaftar ke penjaringan DPD II Partai Golkar.

Pertama, putra kedua Bupati Harris bernama Adi Sukemi yang juga Ketua DPRD Pelalawan dan menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Pelalawan. Adi Sukemi telah mengembalikan formulir kepada panitia penjaringan.

Disusul putra sulung Bupati Harris, Budi Artiful yang menyerahkan berkas pendaftarannya pada Rabu (18/12/2019).

Kemudian putri bungsunya, Sewitri Harris, yang merupakan anggota DPRD Riau.

Sebelumnya, Budi Artiful mengaku jika dirinya bersama saudaranya yang berniat mencalonkan diri dalam kontestasi politik tahun 2020 bukanlah masalah.

Hal itu sudah biasa dalam kekeluargaan mereka, termasuk rasa demokrasi yang dibangun oleh ayah mereka, Harris. Ia sendiri sering berkomunikasi dengan adiknya, Adi Sukemi dalam proses pencalonan ini, mengingat mereka sama-sama kader Partai Golkar. (Tribunpekanbaru.com/johannes tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved