Pungli Pengurusan SKGR, Mantan Kades di Pelalawan Ini Diganjar 13 Bulan Penjara

Mantan Kepala Desa (Kades) Sering, M Yunus divonis bersalah dengan penjara 13 bulan atas kasus pemerasan dalam jabatan dan gratifikasi pengurusan SKGR

Pungli Pengurusan SKGR, Mantan Kades di Pelalawan Ini Diganjar 13 Bulan Penjara
Istimewa
Tersangka kasus korupsi pengurusan SKGR M Yunus (pakai kopiah putih) dilimpahkan penyidik Tipikor Polres Pelalawan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan dalam proses tahap ll beberapa waktu lalu. Mantan Kepala Desa Sering Kecamatan Pelalawan itu akan mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Pungli Pengurusan SKGR, Mantan Kades di Pelalawan Ini Diganjar 13 Bulan Penjara

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Mantan Kepala Desa (Kades) Sering Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan Riau, M Yunus divonis bersalah atas kasus korupsi yang menjeratnya tahun 2014 silam.

Dia diganjar hukuman 13 bulan penjara.

Terdakwa M Yunus tersandung kasus pemerasan dalam jabatan dan gratifikasi pengurusan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) lima tahun silam.

Yunus divonis majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Rabu (18/12/2019) lalu.

Terdakwa menerima gratifikasi sebesar Rp100 dalam mengurus surat tanam milik warga lima tahun silam.

160 Nama bayi Perempuan Islami Huruf A-Z Lengkap dengan Arti Nama Anak Bayi Perempuan Islami

"Kasus korupsi SKGR Desa Sering sudah diputus pengadilan minggu lalu. Kita masih pikir-pikir atas vonis itu," terang Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Andre Antonius SH, kepada Tribun, Minggu (22/12/2019).

Terdakwa M Yunus dihukum sebagaimana dalam dakwaan alternatif kedua JPU yakni Pasal 11 UU Tipikor jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Hukuman 1 tahun 1 bulan dipotong masa tahanan dan denda Rp50 juta susidair 3 bulan kurungan.

Kumpulan Doa-doa Pilihan Sehari-hari, Doa Pendek yang Mudah Dihapal, Dilengkapi Arti

Divonisnya M Yunus bukan berarti perkara ini selesai sampai disini.

Pasalnya masih ada tersangka lain yang harus bertanggungjawab.

Yakni tersangka Edy Arifin yang merupakan Lurah Kerinci Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Edy Arifin ketika itu menjabat sebagai Kasi Pemerintahan di Kecamatan Pelalawan yang diduga turut bersama-sama melakukan pemerasan dalam jabatan serta menikmati hasil korupsi.

Saat ini berkas perkara Edy Arifin masih P19 dari penyidik Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan ke JPU Kejari Pelalawan.

"Seluruh barang bukti dari M Yunua dipergunakan dalam perkara tersangka Edi Arifin. Saat ini masih pemberkasan di Polres Pelalawan," tandas Andre Antonius. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: johanes
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved