Breaking News:

Jalan Tol Pekanbaru Dumai

Jalan Tol Pekanbaru - Rengat Dibangun Tahun Depan, Tol Pekanbaru - Dumai Seksi 1 Sudah Beroperasi

Tol Pekanbaru-Jambi yang melintasi Rengat ini diprediksi mencapai sepanjang 205 kilometer.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
FOTO ILUSTRASI - Proyek jalan tol Trans Sumatera Pekanbaru - Dumai, Rabu (30/1) terus digesar pengerjaannya. Saat ini pembangunan tol Pekanbaru yang masuk di seksi 1 sudah teraspal sepanjang 6 kilometer dari total 9,5 meter. Masih ada lebih kurang 3 kilometer yang masih dalam proses pengaspalan. Sedangkan 500 meter lagi masih dalam proses ganti rugi lahan. 

PEKANBARU - Jalan Tol Pekanbaru-Dumai khususnya untuk seksi 1 Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, sudah bisa dilewati oleh kendaraan sejak Senin, 23 Desember 2019 lalu.

Selain membangun proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, dan Pekanbaru-Padang, pemerintah pusat juga akan membangun Jalan Tol Pekanbaru-Jambi.

Tol Pekanbaru-Jambi yang melintasi Rengat ini diprediksi mencapai sepanjang 205 kilometer.

Saat ini tim konsultan sedang bekerja dilapangan untuk menentukan trasenya. Tim konsultan ini lah yang melakukan sirvei dan kajian, kemana Jalan Tol Pekanbaru-Rengat ke Jambi ini akan melintas.

"Mereka (tim konsultan) yang mengkaji tol itu nanti pilihan lewat mana, itulah tim konsultan yang menetapkannya, sekarang mereka sedang bekerja di lapangan," kata Sekretaris Perusahaan Hutama Karya (HK) Muhammad Zulfan akhir pekan lalu.

Jika hasil survei penetapan trase dan penetapan lokasi yang dilakukan oleh tim konsultan ini selesai awal tahun depan, maka proses pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Rengat ke Jambi ini sudah bisa mulai dikerjakan awal tahun depan.

"Mudah-mudahan, kalau awal tahun depan selesai, kita akan langsung mulai pembangunanya," katanya.

Begitu juga dengan Tol Pekanbaru-Padang ditergatkan Penetapan lokasi atau Penloknya selesai akhur tahun ini. Jika Penlok sudah selesai dan sudah disetujui oleh Gubernur Riau, maka pihaknya pun siap untuk mulai melakukan pembangunannya.

"Kalau Penlok disetujui desember, awal tahun kita mulai pembangunnya, target dua tahun selesai," katanya.

Saat ini diakui Fauzan, untuk pembebasan lahan yang masuk ke wilayah Sumbar masih menemui banyak kendala.

Sehingga proses pembangunnya kemungkinan besar akan di mulai dari Pekanbaru dan Kampar. Sambil menunggu proses ganti rugi lahan di wilayah Sumbar selesai.

"Pembebasan lahan yang di Seksi I Padang - Sicincin itu banyak hambatan, makanya kita berinisiatif mulai dari Pekanbaru - Bangkinang menuju ke Pangkalan," sebutnya.

Seperti diketahui, Jalan Tol Pekanbaru-Padang terbagi menjadi enam seksi dangan panjang tol 255 kilometer. Dimulai Seksi I Padang- Sicicin, kemudian Seksi II Sicicin - Bukittinggi, Seksi III Bukittinggi - Payakumbuh, Seksi IV Payakumbuh - Pangkalan, seksi V Pangkalan - Bangkinang dan terakhir Seksi VI Bangkinang - Pekanbaru. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved