Berita Riau

‎Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyeludupan Ratusan Unit HP Tanpa Dokumen, Satu ABK Diamankan‎

Penangkapan itu berawal dari informasi serta analisa sarana pengangkut dan analisa penumpang terkait adanya pemasukan barang-barang tanpa dokumen.

‎Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyeludupan Ratusan Unit HP Tanpa Dokumen, Satu ABK Diamankan‎
TRIBUNPEKANBARU.COM/FERNANDO SIKUMBANG
FOTO ILUSTRASI - Petugas dari KPP Bea Cukai Dumai belum membongkar kapal hasil tangkapan yang sandar di Dernaga Pokala Dumai, Senin (26/2/2018) malam. 

‎Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyeludupan Ratusan Unit HP Tanpa Dokumen, Satu ABK Diamankan‎

DUMAI - Kantor Pengawasan dan Penindakan Bea dan Cukai (KPPBC) Dumai, berhasil menggagalkan penyeludupan ratusan Handphone asal Batam Kepulauan Riau, pada Senin (16/12/2019 ) lalu di Pelabuhan Bandar Sri Junjungan.

Penangkapan itu berawal dari informasi serta analisa sarana pengangkut dan analisa penumpang terkait adanya pemasukan barang-barang berupa Smart phone tanpa dokumen asal Batam yang masuk melalui pelabuhan Dumai.

Dimana petugas Bea Cukai Dumai melakukan pemeriksaan terhadap sarana pengangkut yaitu Kapal Ferry Batam Jet 2 dari Batam tujuan akhir Pelabuhan Bandar Sri Junjungan Kota Dumai.

Dalam pemeriksaan awal ditemukan 3 kardus yang disembunyikan atau diletak tidak pada tempat semestinya tepat barang-barang bawaan penumpang.

Hingga dilakukan pemeriksaan terhadap seluruh Anak Buah Kapal (ABK) Batam Jet 2, petugas kembali menemukan 2 kardus berisikan barang elektronik tersebut.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Dumai, Gatot Kuncoro saat dikonfirmasi membenarkan terkait adanya tangkapan barang seludupan handphone pintar ilegal tersebut.

"Berdasarkan informasi masyarakat Tim Bea Cukai Dumai menindaklanjuti dengan melakukan ship search terhadap Kapal Ferry MV Batam Jet 2 ketika sandar di Ponton Pelabuhan Bandar Sri junjungan Dumai," kata Gatot Kuncoro, Jumat (27/12/2019).

Ia menambahkan, saat dilakukan pemeriksaan, pihaknya menemukan 3 karton berisi handphone ditempat tersembunyi dan kemudian Tim mengumpulkan seluruh ABK dan menanyakan siapa pemilik atau yang memasukkan barang tersebut keatas kapal, namun tidak ada yang mengaku.

"Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap ABK yang dicurigai dan membuahkan hasil. Dimana yang bersangkutan mengakui dirinya telah memasukkan handphone kedalam kapal dan yang bersangkutan juga menunjukkan tempat menyembunyikan 2 karton lagi. Sehingga jumlah keseluruhan barang yang diseludupkan ada 5 karton," sebutnya.

Gatot juga mengatakan dari 5 Kardus yang ditemukan semuanya berisi smartphone. Barang bukti didapatkan 5 kotak berisi Iphone 60 unit fullset dan 20 unit batangan, 33 unit android fullset.

"Penindakan dilakukan karena atas barang barang tersebut tidak dilidungi dokumen baik manifes maupun dokumen pabean sebagaimana dipersyaratkan atas barang eks kawasan bebas," jelasnya.

Gatot menjelaskan, selain mengamankan 5 kardus Handphone mereka juga menahan salah seorang ABK Kapal Ferry Batam Jet 2 dengan inisial (M).

"kita telah melakukan proses penyidikan dengan pelaku inisial M telah dititipkan ke Rutan Dumai, sementara barang bukti telah kita amankan di Kantor Bea Cukai Dumai, guna proses hukum lebih lanjut," pungkasnya. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved