Ingat dengan Tragedi Goa Tham Luang, Satu tahun Lebih Berlalu Muncul Kabar Duka

Satu tahun lebih tragedi Goa Tham Luang berlalu, kini muncul kabar duka. Tragedi yang nyaris menewaskan sekumpulan anak sepakbola Wild Boars

Ingat dengan Tragedi Goa Tham Luang, Satu tahun Lebih Berlalu Muncul Kabar Duka
Facebook/Thai Navy Seal/Kompas.com
Detik-detik penyelamatan tim sepak bola remaja dan pelatih mereka yang hilang selama 9 hari di dalam goa, di Thailand. Mereka ditemukan pada Senin (2/7/2018). 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Ingat dengan peristiwa penyelamatan di Goa Tham Luang, Thailand.

Satu tahun tragedi tersebut, muncul kabar duka.

Seorang penyelam Angkatan Laut Thailand yang ikut dalam operasi menyelamatkan remaja dan pelatih anggota tim sepak bola dari goa meninggal akibat infeksi darah.

Dalam keterangan AL, Bintara Beiret Bureerak menderita infeksi itu setelah operasi yang dilakukan di Goa Tham Luang pada Juni 2018.

Dilaporkan Sky News Jumat (27/12/2019), Bureerak sudah menerima perawatan akibat infeksi darah itu. Namun kondisinya memburuk sebelum akhirnya meninggal.

Sebelumnya, penyelam lain yang merupakan mantan anggota AL Thailand, Saman Gunan, tewas dalam operasi penyelamatan tim sepak bola "Wild Boar".

Penyelam Saman Kunan tewas saat berusaha menyelamatkan 12 remaja tim sepak bola bersama seorang pelatih mereka di Gua Tham Luang, Thailand utara.
Penyelam Saman Kunan tewas saat berusaha menyelamatkan 12 remaja tim sepak bola bersama seorang pelatih mereka di Gua Tham Luang, Thailand utara. (Internet)

Gunan tewas dua hari sebelum otoritas melakukan operasi utama mengeluarkan 12 remaja dan satu pelatih dari goa.

Operasi itu terjadi ketika 12 remaja, dan pelatih Ekapol Chanthawong, pergi ke Tham Luang untuk melakukan eksplorasi.

Hujan deras yang melanda goa di kawasan Provinsi Chiang Rai itu membuat air menutup pintu masuk, dan mereka pun terperangkap.

Hilangnya mereka pun membuat Bangkok menggelar operasi penyelamatan besar-besaran, yang turut mengundang perhatian internasional.

Halaman
123
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved