Berita Riau

Polda Riau Tangani 16 Kasus Korupsi Selama 2019, Ini Penjelasan Irjen Agung

Jajaran Polda Riau sepanjang tahun 2019 ini, terhitung sudah menangani 16 perkara tindak pidana korupsi (Tipikor).

Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Sejumlah warga berpartisipasi pada acara Festival Muda Melawan Korupsi di Jalan Sudirman Pekanbaru samping Bank Indonesia saat hari bebas kendaraan bermotor, Minggu (8/12/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

PEKANBARU - Jajaran Polda Riau sepanjang tahun 2019 ini, terhitung sudah menangani 16 perkara tindak pidana korupsi (Tipikor).

Jumlah penanganan perkara korupsi ini, menurun jika dibanding tahun lalu, yang mencapai 26 perkara.

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menjelaskan, dari 16 kasus itu, sebanyak 20 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Agung menuturkan, menurunnya penanganan korupsi pada tahun ini, mengingat banyaknya personel yang dilibatkan dalam operasi Mantap Brata.

"Operasi ini menyerap personel yang mayoritas, untuk mengamankan rangkaian Pilpres dan Pileg. Ini berpengaruh ke penanganan Tipikor, yang berjumlah 16 kasus," sebutnya, Senin (31/12/2019).

Lanjut dia, seluruh Polres pada dasarnya menjalankan penanganan dan melakukan penyidikan kasus korupsi.

Dia menyatakan, jajarannya akan lebih mengoptimalkan penanganan kasus korupsi pada tahun 2020 nanti.

"Walaupun ada Pilkada serentak di 9 Kabupaten/Kota. Maka akan kita optimalkan di tingkat Polda," ungkapnya.

"Saya ingin garisbawahi, saya sudah pelajari banyak berkas, banyak kasus yang diungkap. Saya tidak ingin hanya memotong ranting, saya tidak ingin hanya memotong dahan. Saya ingin cabut sampai ke akarnya," sambung Jenderal bintang dua ini lagi.

Dia memaparkan, penanganan korupsi ke depan, akan lebih ditingkatkan. Tentunya juga membangun kerjasama dengan seluruh pihak.

"Akar korupsi menyentuh semua lini, saya tahu ini adalah hal yang kemudian tidak hanya kami yang bekerja sendiri. Saya berharap juga keterlibatan stakeholder lain, untuk menemukan akar korupsi. Kita ingin menuntaskan kasus korupsi yang kemudian kita berkaskan," pungkasnya.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved