Pilkada Riau 2020

Partai Politik Tegaskan Bakal Calon Maju di Pilkada Riau 2020 Mesti Punya Isi Tas

Ketersediaan dana menjadi sebuah syarat bagi bakal calon untuk mendapatkan dukungan dari partai politik.

Partai Politik Tegaskan Bakal Calon Maju di Pilkada Riau 2020 Mesti Punya Isi Tas
Internet
Ilustrasi 

PEKANBARU - Tidak bisa dipungkiri, untuk maju di Pilkada harus persiapkan dana yang besar. Tentunya untuk modal logistik, sosialisasi, akomodasi, transportasi dan kebutuhan lainnya.

Ketersediaan dana menjadi sebuah syarat bagi bakal calon untuk mendapatkan dukungan dari partai politik.

Karena dalam sesi wawancara saat penjaringan di partai politik, ketersediaan anggaran menjadi pertanyaan dari tim penjaringan partai.

Jika tidak kuat anggaran maka partai juga tidak akan memperhitungkan bakal calon.

Seperti misalnya partai Nasdem yang mengaku tidak ada mahar politik jika mengusung bakal calon, namun ketersediaan logistik dan anggaran menjadi pertimbangan bagi partai.

Karena sebelum nama diajukan ke DPP saja, bakal calon sudah diminta untuk melakukan survei masing-masing, anggaran untuk survei itu dibiayai masing-masing bakal calon.

"Jadi kesiapan logistik menjadi sebuah pertimbangan, kalau tidak punya logistik, gimana nanti kan butuh sosialisasi dan kebutuhan lainnya,"ujar ketua DPW Nasdem Riau Iskandar Husein kepada Tribun.

Sehingga meskipun bukan syarat utama untuk diusung, ketersediaan anggaran bakal calon tetap dipertimbangkan partai.

"Kami juga menyediakan 8 lembaga survei yang direkomendasikan partai, kami persilahkan bakal calon yang potensi untuk survei dirinya. Paling cuma Rp150 juta sekali survei,"jelas Iskandar.

Namun dengan tegas Iskandar mengatakan partainya tidak meminta mahar kepada bakal calon yang diusung nantinya di Pilkada.

Halaman
12
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved