Berita Riau

Apa Alasan Tangsi Belanda Siak Riau Belum Dibuka untuk Umum Meski Ramai Pengunjung?

Kepala Dinas Pariwisata Siak Fauzi Asni menerangkan,kunjungan ke Tangsi Belanda memang membludak sejak libur akhir tahun, namun belum bisa dihitung.

Apa Alasan Tangsi Belanda Siak Riau Belum Dibuka untuk Umum Meski Ramai Pengunjung?
TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Taman Tangsi Belanda, Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak ramai dikunjungi wisatawan, Kamis (2/1/2020). Destinasi wisata ini belum resmi dibuka untuk umun. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Belum dibuka secara resmi untuk umum, Tangsi Belanda, sisa bangunan kolonial yang berada di tepian Sungai Siak, Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, ramai dikunjungi wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Siak Fauzi Asni menerangkan, tingkat kunjungan ke Tangsi Belanda memang membludak sejak libur akhir tahun. Namun belum bisa dihitung karena Tangsi Belanda tersebut belum dibuka secara resmi untuk umum.

"Jadi pengunjung masih sekadar melihat-lihat dari luar, mengambil latar untuk foto," kata Fauzi, Kamis (2/1/2020).

Fauzi menjelaskan alasannya belum buka untuk umum karena proyek pembangunan landscape masih berada di bawah Dinas Pekerjaan Umun Tata Ruang dan Pemukiman (Tarukim) Siak. Pekerjaan tersebut sudah rampung 100 persen namun masih belum diserahterimakan.

"Asetnya memang sudah berada di kita. Nah, begitu hasil pekerjaan lanscape itu sudah diserahkan ke kita baru kita atur strateginya dan buka untuk umum," kata dia.

Rencana Fauzi bukan hanya sekadar destinasi wisata baru bagi warga Siak. Satu bidang di dinas yang ia pimpin juga berkantor di Tangsi Belanda nantinya.

"Bidang Destinasi Dinas Pariwisata akan berkantor di Tangsi Belanda itu. Ini yang sedang kita siapkan," kata dia.

Tangsi Belanda tersebut terus dibenahi. Pada 2018 Pemkab Siak mendapat DAK Kementrian PUPR untuk revitalisasi bangunan. Pada 2019 lalu, Dinas PU Tarukim mengerjakan landscapenya.

"Dua kali proyek di sana sudah rampung dan saat ini Tangsi Belanda sudah cantik. Kami saat ini mengistilahkannya Tangsi Belanda Reborn, ternyata semakin menambah animo masyarakat untuk datang," kata Kepala Dinas PU Tarukim Siak, Irving Kahar Arifin.

Irving mengatakan, pihaknya segera menyerahterimakan landscape tersebut kepada Dinas Pariwisata Siak. Ia juga berkeinginan Tangsi Belanda dapat memberikan warna tersendiri untuk kekayaan destinasi wisata Siak.

Halaman
123
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved