Riau Bebas Karhutla

Riau Bebas Karhutla, ‎Awal 2020 Polres Dumai Sukses Tangkap Pelaku Kebakaran Lahan dan Hutan

Riau Bebas Karhutla, Polres Dumai melalui Kepolisan Sektor Sungai Sembilan, berhasil menindak tegas pelaku tindak pidana kebakaran lahan dan hutan.

Riau Bebas Karhutla, ‎Awal 2020 Polres Dumai Sukses Tangkap Pelaku Kebakaran Lahan dan Hutan
Istimewa
Kepolisian Resor (Polres) Dumai melalui Kepolisan Sektor Sungai Sembilan, berhasil menindak tegas pelaku tindak pidana kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) pada Kamis (2/1/2019). 

DUMAI - Mewujudkan Riau Bebas Karhutla, seperti tidak ada kata istirahat, mengawali tahun 2020 ini Kepolisian Resor (Polres) Dumai melalui Kepolisan Sektor Sungai Sembilan, berhasil menindak tegas pelaku tindak pidana kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) pada Kamis (2/1/2019).

Seorang tersangka beriniaial HT (52) seorang Petani yang merupakan warga Jalan Mulya RT. 009 Kelurahan Bangsal Aceh diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Sungai Sembilan.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira, melalui, Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Dhani Andika Karya Gita mengungkapkan, HT (52) diamankan Unit Reskrim Polsek Sungai Sembilan lantaran telah dengan sengaja membersihkan lahan dengan cara membakar sehingga mengakibatkan terjadinya kebakaran di lahan miliknya sendiri.

"Kebakaran lahan itu terjadi di Jalan Mulya RT. 009 Kelurahan Bangsal Aceh Kecamatan Sungai Sembilan seluas kurang lebih 4 Ha, pada Rabu (1/1/2020) sekitar pukul 14.30 WIB," katanya, Minggu (5/1/2019).

BREAKING NEWS: Riau Bebas Karhutla, Kebakaran Lahan di Desa Padekik Bengkalis Berhasil Dipadamkan

AKP Dhani menerangkan, tersangka HT (52) dihadapan penyidik Sat Reskrim Polres Dumai dan Unit Reskrim Polsek Sungai Sembilan mengakui perbuatannya yang menimbulkan kebakaran lahan miliknya.

"Tersangka dengan sengaja melakukan pembersihan lahan dengan cara membakar sehingga mengakibatkan terjadinya kebakaran dilahan miliknya sendiri seluas kurang lebih 4 H," jelasnya.

Lebihlanjutditerangkanya, bersama tersangka HT (52) turut diamankan sejumlah Barang Bukti yakni 3 (tiga) potongan kayu sisa pembakaran dan 1 (satu) buah mancis.

AKP Dhani menjelaskan, atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 108 jo 96 Ayat 1 Huruf (h) UURI No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidub (PPLH) atau 188 KUHPidana.

"Setiap orang yang melakukan pembakaran lahan Jo Setiap orang dilarang melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar atau barang siapa karena kealpaannya menyebabkan kebakaran, ledakan atau banjir," paparnya.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena akan banyak dampak yang ditimbulkan jika terjadi Karlahut.

"Kita akan tindak tegas para pelaku karlahut siapapun itu, karena kita merasakan akibat Karlahut dampak yang ditimbulkan sangatlah besar, kita tidak mau dampak negatif tersebut dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/Donny Kusuma Putra).

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved