Banjir Pelalawan Surut

Dishub Sayangkan Warga Tak Sabar Terobos Banjir, Ponton Penyeberangan Langgam Riau Beroperasi

Banjir surut, transportasi darat baik roda dua hingga roda 22 sudah bisa lewat seperti sediakala sebelum banjir menerjang wilayah Langgam.

Dishub Sayangkan Warga Tak Sabar Terobos Banjir, Ponton Penyeberangan Langgam Riau Beroperasi
istimewa
Jembatan penyeberangan Pontoon di Kelurahan Langgam Kecamatan Langgam Pelalawan kembali beroperasi setelah Jalan Koridor kembali dibuka mulai pagi ini, Selasa (7/1/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Setelah ditutup sejak 12 Desember 2019 lalu, Jalan Koridor Langgam kembali dibuka mulai Selasa (7/1/2020) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Kendaraan jenis apapun dipersilakan melintasi akses jalan yang sebelumnya terendam banjir. Alat transportasi darat baik roda dua hingga roda 22 sudah bisa lewat seperti sediakala sebelum banjir menerjang wilayah Langgam dan sekitarnya. Bahkan ponton penyebarangan yang membantu kendaraan melintasi Sungai Kampar menuju Langgam kembali beropersai

"Kita sudah koordinasi dengan seluruh instansi, termasuk PT RAPP terkait pembukaan jalan itu. Mulai hari ini resmi dioperasikan kembali," tutur Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pelalawan, Syafrudin, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (7/1/2020).

Syafrudin menuturkan, pembukaan kembali Jalan Koridor Langgam untuk memudahkan masyarakat yang hendak ke Langam dari Pangkalan Kerinci maupun sebaliknya. Selain itu, banjir yang merendam badan jalan telah surut dan ketinggiannya jauh berkurangan dibanding awal penutupan.

BREAKING NEWS - Banjir Surut, Pagi Ini Jalan Koridor Langgam Riau Kembali Dibuka,Ponton Beroperasi

BREAKING NEWS- Ballroom Menara BRK Disesaki Ratusan Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau

Pria Asal Indonesia Disebut Predator Setan, Terlibat 159 Kasus Pemerkosaan di Inggris

Disamping itu, katanya, masyarakat sering menerobos banjir meskipun keputusan penutupan akses koridor masih diberlakukan. Pengendara memaksakan melintasi jalan yang masih tergenang air dan tidak mengindahkan pengumuman yang dipasang manajemen perusahaan.

"Warga juga sering menerobos, padahal masih ditutup. Memang banjir udah jauh berkurang. Makanya dibuka saja," ucap mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pelalawan ini.

Ia mengimbau warga yang melintasi jalan bekas terendam banjir untuk selalu berhati-hati dan waspada. Agar tidak terjadi kecelakaan maupun hal-hal yang tak diinginkan para pengendara.

Banjir Surut

Jembatan penyeberangan Ponton di Kelurahan Langgam Kecamatan Langgam Pelalawan kembali beroperasi setelah Jalan Koridor kembali dibuka mulai pagi ini, Selasa (7/1/2020).
Jembatan penyeberangan Ponton di Kelurahan Langgam Kecamatan Langgam Pelalawan kembali beroperasi setelah Jalan Koridor kembali dibuka mulai pagi ini, Selasa (7/1/2020). (istimewa)

Jalan koridor yang menghubungkan Kecamatan Pangkalan Kerinci dengan Kecamatan Langgam itu kembali diaktifkan, mengingat banjir yang merendam jalan sudah surut. Hanya menyisakan genangan air sedikit dan tidak menghalangi lendaraan yang melintas. Alhasil seluruh kendaraan baik milik warga maupun perusahaan akhirnya bisa melintas.

"Akses Jalan Koridor Langgam mulai pagi ini dibuka kembali sejak pukul 06.00 WIB. Untuk memastikannya, tadi sudah kami hubungi pihak PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP)," terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (7/1/2020).

Hadi Penandio menuturkan, informasi diaktifkannya akses road itu diterima dari manajemen PT RAPP. Sebelum resmi dibuka, pihak perusahaan telah melakukan perbaikan dan pemeliharaan badan jalan yang rusak akibat banjir. Seperti menutup jalan dan gorong-gorong yang berlobang, memperbaiki tanggul di tepi jalan yang jebol akibat terjangan banjir, hingga menimbul badan jalan yang tidak rata lagi.

Setelah akses Langgam dibuka kembali, lanjut Hadi Penandio, PT RAPP juga mengoperasikan kembali jembatan penyeberangan pontoon di Sungai Kampar Kelurahan Langgam. Pontoon telah melayani penyeberangan kendaraan dari satu sisi sungai ke sisi yang lain.

"Masih ada titik jalan yang dilintasi air, tapi tidak dalam dan nggak deras lagi. Diperkirakan itu akan surut juga," tambah Hadi Penandio. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved