Kesal BWS Sumatra V Tak Peduli Sungai di Riau, Gubri: Mereka Tengok Pun Tak Pernah

Gubri Kesal karena Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra V Dirjen SDA Kementerian PUPR, tak pernah peduli pada sungai-sungai yang ada di Riau.

Kesal BWS Sumatra V Tak Peduli Sungai di Riau, Gubri: Mereka Tengok Pun Tak Pernah
tribun pekanbaru
Alat berat bekerja menimbun jalan lintas Tembilahan-Rengat di Desa Sungai Raya, yang berada di pinggir sungai dan amblas pada Minggu (29/12/19) sore lalu. Gubri menyesalkan pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra V Dirjen SDA Kementerian PUPR, yang seolah tak peduli pada kondisi sungai yang ada di Riau. 

tribunpekanbaru.com - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, mempertanyakan keberadaan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra V Direktorat Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pemprov Riau mengaku kesulitan bila berkoordinasi dengan BWS Sumatra V, karena mereka berkantor di Padang, Provinsi Sumatra Barat.

Padahal BWS Sumatra V juga bertanggung jawab terhadap sejumlah sungai yang ada di Riau. Salah satunya adalah Sungai Indragiri yang ada di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Indragiri Hilir (Inhil).

"Sungai-sungai yang ada di wilayah Riau ini di bawah pengelolaan dua balai. Yang pertama itu Balai Wilayah Sungai Sumatra III yang kantornya ada di Pekanbaru. Kedua adalah Balai Wilayah Sungai Sumatra V yang kantornya ada di Padang," kata Syamsuar, Rabu (8/1).

"Bagaimana kita mau berkoordinasi karena kantornya ada di Padang. Sampai hari ini saya belum kenal siapa kepala balainya, tidak pernah pula mereka berkunjung ke sini," tambahnya.

Meski menangani sejumlah sungai di wilayah Riaum namum BWS Sumatra V yang berkantor di Padang tidak pernah melihat kondisi sungai di Riau. Sehingga Pemprov Riau merasa kesulitan saat terjadi bencana banjir akibat luapan sungai atau bencana sungai lainnya seperti yang longsor.

"Saat musibah banjir terjadi, jalan longsor, sungai longsor, dia (BWS Sumatra V) tidak mau tahu," kata Syamsuar kecewa.

"Kalau mereka ada di Riau, kan mudah koordinasinya, dan mereka juga bisa melihat secara langsung. Setahu saya, sampai sekarang mereka (BWS Sumatra V) tak pernah melihat kondisi sungai di Riau ini," tambah Gubri kesal.

Tidak cukup sampai di situ, Gubri Syamsuar lalu memberikan contoh saat kejadian jalan longsor yang masuk ke sungai di Kecamatan Kuala Cenaku, tepatnya di Jalan Lintas Inhu-Inhil beberapa wakrtu lalu. Menurutnya, peristiwa itu tidak mendapat perhatian sedikit pun dari pihak BWS Sumatra V.

Meski kondisi badan jalan lintas sudah amblas dan masuk ke dalam sungai, namun hingga saat ini pihak BWS Sumatra V masih belum ada yang meninjau dan melakukan penanganan di wilayah tersebut. Padahal Sungai Indragiri termasuk salah satu sungai di wilayah Provinsi Riau yang berada di bawah pengawasan BWS Sumatra V.

"Contohnya kemarin ada musibah runtuhnya jalan di pinggir sungai di wilayah Cenaku, jalan lintas Inhu-Inhil. Itu tanggung jawab mereka (BWS Sumatra V), tapi mereka tengok pun tak pernah," kata Syamsuar yang tampak tidak bisa menyembunyikan kekesalannya.

"Harapan kita, ke depan pemerintah pusat dan daerah itu bisa sama-sama meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperbaiki insfrastruktur di daerah," ujarnya. (smg)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved