Pekanbaru Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Pre Season Basket Putri Srikandi Cup 2020

Pekanbaru menjadi tuan rumah pre season liga basket putri Indonesia, Srikandi Cup 2020. Satu tim putri asal Malaysia juga dikabarkan tampil.

Pekanbaru Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Pre Season Basket Putri Srikandi Cup 2020
tribun pekanbaru
Pemain tim putri All Star Pekanbaru yang akan berlaga di Pre Season Srikandi Cup, terpilih lewat seleksi Kompetisi Ladies League Pekanbaru yang baru digelar sejak September 2019 lalu. 

tribunpekanbaru.com - Pekanbaru menjadi tuan rumah Pre Season Liga Basket Putri Indonesia, Srikandi Cup 2020. Event ini rencananya akan dihelat di Gelanggang Remaja Jalan Sudirman Pekanbaru, 12-18 Januari 2020 mendatang.

Ada tujuh klub basket putri yakni juara bertahan Merpati Bali, Sahabat Semarang, GMC Cirebon, Scorpio Jakarta, Tanago Jakarta, Pekanbaru All Star, dan satu tim dari Malaysia, Penang Stallion yang akan berpartisipasi di ajang ini.

Dipilihnya Pekanbaru, tidak lepas dari geliat basket yang makin masif digelar, mulai dari kelompok umur, pelajar, klub, sampai kejuaraan antarperusahaan.

“Terimakasih kepada pihak Srikandi Cup atas kepercayaannya. Kompetisi basket putri di Riau frekuensi dan minatnya masih kurang. Salah satu jalan keluar adalah kami mulai menggelar Ladies League yang baru bergulir tahun lalu, dan membentuk tim putri Pekanbaru All Star untuk berlaga di turnamen Pre Season," kata Ketua Pelaksana yang juga inisiator Liga Basket Junior Pekanbaru (LBJ), Dana Purba, Rabu (8/1).

Sebenarnya misi Pekanbaru menjadi tuan rumah pre season adalah ingin menggabungkan sport tourisme guna mengangkat potensi wisata Riau, melalui kolaborasi cabang olahraga yang sangat populer di dunia yakni basket.

"Sejauh ini persiapan sudah matang, serta dapat dukungan Pemda maupun sponsor Peak dan Universitas Abdurrab,” terangnya.

Menariknya, Ladies League yang baru seumur jagung tersebut, dibentuk secara gotong-royong. Meski hanya diikuti lima tim yaitu Marpoyan Damai Aviators, Pekanbaru Kota Heroes, Senapelan Heritage, Tenayan Raya Highlander, dan Sukajadi Legislator, namun pembagian tim merata sehingga kekuatan tim tidak ada yang timpang.

“Gagasan ini dilakukan bersama, mulai dari mengumpulkan dan mendata pemain khususnya yang ada di Pekanbaru. Kemudian kami buat draf sesuai kemampuan individu pemain. Jadi belum tentu mereka yang bermain di satu sekolah atau satu klub bisa bermain bersama," sebutnya.

Untuk pelatih, disiapkan sejak jauh hari, yang tentunya dikenal akan dedikasinya untuk pembinaan basket usia dini, terutama dari Liga Basket Junior.

"Kami berterima kasih untuk kerelaan mereka membagi waktu melatih tim peserta Ladies League. Eventnya telah berlangsung dari September 2019 lalu. Dari data kompetisi yang telah berjalan, dipilih lah 12 pemain yang digabung dalam tim All Star Pekanbaru di bawah pelatih Dewit Yan,” tambahnya.

Ketua Koordinator Srikandi Cup, Deddy Setiawan menjelaskan, pihaknya membuka kesempatan seluasnya untuk daerah yang ingin menggelar Srikandi Cup. Baik itu Pre Season atau Liga. Keikutsertaan Pekanbaru dan tim dari Malaysia hanya di ajang Pre Season saja.

"Semoga musim depan ada tim asal Sumatra yang berlaga di Srikandi Cup," harap Deddy.

Para pemain jebolan Ladies League mengaku antusias dan siap menimba ilmu dari para tim lain. Walau tanpa target, para pemain bertekad akan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya.

“Rasanya seperti mimpi. Dulu saya dan teman-teman hanya bisa melihat mereka dari layar kaca dan streaming. Tapi sekarang mereka hadir di Pekanbaru. Apalagi beberapa di antaranya pemain Nasional. Ini kesempatan emas buat basket putri Riau untuk belajar langsung dari tim-tim Srikandi Cup," kata Cindi Napitupulu, pemain yang masuk roster tim lewat ajang Pekanbaru Ladies League. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved