Pelantikan Pejabat Pelalawan

Pelantikan 279 Pejabat Pelalawan Riau, DPRD Berharap Pejabat Baru Bekerja Cepat dan Tepat

Pengukuhan dan pengambilan sumpah jabatan molor hampir dua jam dari jadwal yang ditetapkan pukul 19.30 WIB.

Pelantikan 279 Pejabat Pelalawan Riau, DPRD Berharap Pejabat Baru Bekerja Cepat dan Tepat
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Bupati Pelalawan HM Harris melantik 279 pejabat eselon lll, lvV, dan Kepala Sekolah pada Selasa (7/1/2020) malam di gedung daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja. 

PANGKALAN KERINCI - Sebanyak 279 pejabat eselon lll, lV, dan Kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan Riau dilantik pada Selasa (7/1/2020) jelang tengah malam di gedung daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja.

Pengukuhan dan pengambilan sumpah jabatan molor hampir dua jam dari jadwal yang ditetapkan pukul 19.30 WIB.

Seluruh pejabat yang dilantik tidak menggunakan jas maupun blezer, namun masih memakai seragam cokelat Pakaian Dinas Harian (PDH) Aparatur Sipil Negara (ASN).

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Faizal M.Si menilai mutasi massal kali ini merupakan langkah pemda untuk penyegaran pejabat pada struktur yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pelalawan.

Tentu pemda, dalam hal ini Bupati Harris dan jajarannya, memilik alasa tertentu dalam mengangkat, memindahkan, dan memberhentikan para pejabat.

"Kalau ada yang nonjob, itu biasa terjadi. Mungkin ada kesempatan yang lain nanti. Dasar mutasi ini ada alasan tersendiri bagi pemda," terang anggota Komisi l DPRD Pelalawan ini.

Politisi PAN ini berharap pejabat yang baru dikukuhkan bisa bekerja lebih baik lagi dibanding pejabat lama.

Khususnya dalam merealisasikan program pembangunan daerah serta proyek-proyek strategis yang telah drancang pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Para abdi negara ini dituntut menunjukan kinerja dan kualitasnya sebagai pejabat yang cocok ditempatkan di jabatan tersebut.

"Intinya kan pemerintahan berjalan baik, semua program terlaksana, dan masyarakat merasa puas. Jangan ada lagi proyek gagal atau batal dilaksanakan," tambahnya.

Anggota dewan lainnya, H Abdullah mengimbau para pejabat yang dipercaya menduduki posisi tertentu untuk bekerja lebih profesional lagi.

Dengan memberikan pemikiran dan tenaga yang terbaik bagi kemajuan Pelalawan, melalui target yang diberikan kepala daerah.

Abdullah merincikan, beberapa tolak ukur yang bisa dijadikan rujukan kinerja para pejabat yakni serapan anggaran, produk atau kegiatan yang terlaksana, inovasi yang dilakukan selama menjabat.

Termasuk juga pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan kehadiran pemda.

"Kepuasan pelayanan publik menjadi tolak ukur apakah para pejabat itu bekerja dengan moral dan berdedikasi tinggi. Itu akan terlihat nanti," tandas politisi PKS ini. (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved