Berita Riau

Dana Parpol di Siak Riau Digelontorkan Rp 1,27 Miliar, PAN Terbanyak dan PPP Paling Sedikit

Pemkab Siak menggelontorkan angaran operasional partai politik sebanyak Rp 1,127 miliar per tahun.

Dana Parpol di Siak Riau Digelontorkan Rp 1,27 Miliar, PAN Terbanyak dan PPP Paling Sedikit
kpu-waykanan.go.id
Ilustrasi Parpol 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK- Pemkab Siak menggelontorkan angaran operasional partai politik sebanyak Rp 1,127 miliar per tahun.

Anggaran tersebut dibagi proporsional untuk 10 partai politik yang memiliki kursi di DPRD Siak.

"Pada 2019 semua Parpol memanfaatkan anggaran tersebut. Masing-masing Parpol melapotkan langsung pertanggungjawabannya ke BPK, sebagai sarat untuk mengajukan proposal untuk anggaran 2020," kata Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Siak Hasmizal, Kamis (9/1/2020).

Ia menjelaskan, anggaran parpol tersebut dihitung berdasarkan perolehan suaranya pada pemilihan legislatif 2019.

Satu suara dihargai Rp 5.353. Jumlah suara yang ditetapkan KPU Siak untuk dikalikan harga Rp 5.353.

Di Siak, PAN yang mendapatkan suara terbanyak secara otomatis partai itu mendapatkan anggaran terbanyak pula.

Suami Kabur dari Kejaran Polisi, Pasutri di Riau Edarkan Sabu, Sang Istri Tak Berkutik Disergap

Polisi Sita Puluhan Paket Sabu-sabu dari Dua Bandar Narkoba yang Dibekuk di Bengkalis Riau

Saya Dicopot Secara Inkonstitusional, Kadis Kesehatan Kuansing Riau Tak Terima Dicopot Bupati

Data yang dikeluarkan Kantor Kesbangpol Siak, PAN memperoleh dana partai sebesar Rp 220.377.657 karena perolehan suaranya 41.169 suara.

Sedangkan PPP merupakan parpol yang paling minim mendapatkan anggaran, yakni Rp 51.110.444, sebab perolehan suaranya hanya 9.548.

Sementara Partai Golkar Rp 186.589.521 suara 34.857, Partai Gerindra Rp 153.652.512 suara 28.704, PDI Perjuangan Rp 141.329.906 suara 26.402, PKS Rp 96.022.114 suara 17.938, Demokrat Rp81.392.365 suara 15.205, PKB Rp74.952.706 suara 14.002 dan NasDem Rp 63.663.229 suara 11.893.

Total anggaran yang dikucurkan sebanyak Rp 1.127.288.270 dengan total suara 210.590.

"Uang partai diproses melalui kantor Kesbangpol, tapi pencairan tetap di keuangan," kata dia.
Sedangkan kegunaan anggaran tersebut untuk pendidikan politik sebesar 60 persen dan operasional partai 40 persen.

"Di dalam ketentuannya ada item yang harus dipatuhi partai. Partai bisa mengajukan apabila SPJ penggunaan anggaran tahun sebelumnya sudah diajukan kepada BPK. Hasil audit BPK adalah sarat dalam pengajuan kembali," kata dia.

Biasanya, partai politik baru mengajukan proposal anggaran tersebut pada Februari setiap tahunnya. Proposal tersebut diproses di Kantor Kesbangpol.

"Dari total anggaran yang dikeluarkan di APBD Siak, yakni Rp 1.127.288.000 pertahun, sebanyak Rp 676.372.962 untuk pendidikan politik dan sebanyak Rp 450.915.308 untuk operasional sekretariat," kata dia.

Pendidikan politik bisa berupa program seminal, sosialisasi, diskusi publik, dialog dan lain-lain. Sedangkan untuk operasional bisa berupa biaya sewa kantor, pembelian ATK dan kebutuhan sekretariat lainnya. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved