Kota Dumai Dapat Tambahan Jaringan Gas Rumah Tangga Sebanyak 4.994 Sambungan Lagi

Tambahan kuota jaringan gas rumah tangga ini dikhususkan untuk warga di Kelurahan Tanjung Palas, Jayamukti, dan Bukit Batrem.

Kota Dumai Dapat Tambahan Jaringan Gas Rumah Tangga Sebanyak 4.994 Sambungan Lagi
tribun pekanbaru
Wali Kota Dumai, Zulkifli AS, saat mengikuti rapat penambahan jaringan gas rumah tangga untuk Dumai, Kamis (9/1). Dumai akan memasang hampir lima ribu sambungan lagi di tahun ini. 

tribunpekanbaru.com - Kabar gembira bagi masyarakat Kota Dumai, khususnya Kecamatan Dumai Timur. Pasalnya, tahun 2020 ini Kota Dumai mendapat tambahan kuota jaringan gas bumi untuk rumah tangga sebanyak 4.994 sambungan.

Hal itu terungkap saat Wali Kota Dumai Zulkifli AS, menghadiri rapat koordinasi pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga tahun 2020, di Kantor Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Jalan HR Subrantas Dumai, Kamis (9/1).

Penambahan jaringan akan mulai dilakukan Maret 2020 mendatang. Hal ini perlu disyukuri, pasalnya Pemko Dumai mengusulkan 25 ribu sambungan yang pada 2019 realisasinya 4.743 jaringan, dan rencananya di 2020 ini ada tambahan 4.994 sambungan lagi.

"Jaringan gas untuk rumah tangga di Kota Dumai bertambah 4.994 sambungan. Kuota tambahan ini menyasar warga di Kelurahan Tanjung Palas, Jayamukti, dan Bukit Batrem," kata Wako Zulkifli AS.

Dia mengapresiasi rencana pemerintah pusat memperluas program pembangunan jaringan gas (jargas) bumi untuk rumah tangga, dan menurutnya Pemko Dumai sepenuhnya mendukung pembangunan jargas di Dumai.

"Kita dukung, izinnya akan dipermudah, termasuk dukungan untuk sosialisasi program jargas ke masyarakat. Ini kan proyek untuk masyarakat, pemerintah berharap program jaringan gas punya dampak signifikan untuk meringankan beban masyarakat," katanya.

Terkait progres pembangunan Jargas tambahan, dikatakan saat ini masih proses sosialisasi, dan Februari nanti dilanjutkan lelang untuk mencari perusahaan yang akan melaksanakan proyek jargas di Kota Dumai.

"Saat ini masih proses sosialisasi, lalu Februari nanti dilanjutkan dengan lelang untuk mencari perusahaan pelaksana proyek Jargas. Mudah-mudahan pada Bulan Maret sudah mulai pekerjaan sambungan gas ke rumah-rumah," harapnya.

Untuk biaya proyek Jargas itu, Zulkifli AS menegaskan semuanya ditanggung oleh Kementerian ESDM.

"Pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM memberikan alokasi anggaran untuk jaringan gas bumi bagi sambungan rumah di Kota Dumai. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya instalasi, sebab semuanya telah dianggarkan di APBN," tuturnya.

Zulkifli AS menyebut, ini merupakan penghargaan yang sangat membanggakan, sebab Kota Dumai dipilih untuk pelaksanaan program jaringan gas bumi tahun 2020. Untuk itu, Wako berharap masyarakat mendukung pelaksanaan program jaringan gas bumi ini di Kota Dumai.

"Saya berharap masyarakat mendukung penuh agar proyek jargas ini bisa terlaksana dengan baik," tuturnya.

Sebelumnya, pada tahun 2019 lalu, Kementerian ESDM juga telah membiayai proyek jargas untuk 4.743 sambungan rumah di Dumai, meliputi dua kelurahan dengan rincian 1.283 rumah di Kelurahan Teluk Binjai, dan 3.460 rumah di Kelurahan Jaya Mukti.

Jargas di Dumai yang dibangun sejak Mei 2019 itu pengerjaannya dilaksanakan oleh PT Hutama Karya. (dkp)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved