Tak Bisa Mengelak Lagi, Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen, Pemerintah: Peserta Jangan Turun Kelas

Tak Bisa Mengelak Lagi, Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen, Pemerintah: Peserta Jangan Turun Kelas

Tak Bisa Mengelak Lagi, Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen, Pemerintah: Peserta Jangan Turun Kelas
dok/TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Tak Bisa Mengelak, Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen, Pemerintah: Peserta Jangan Turun Kelas 

Tak Bisa Mengelak Lagi, Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen, Pemerintah: Peserta Jangan Turun Kelas

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sudah tak bisa dihelak lagi, peserta BPJS Kesehatan harus membayar iuran kepesertaannya lebih tinggi dibanding sepanjang tahun-tahun sebelumnya.

Per Januari 2020, iuran kepesertaan BPJS Kesehatan naik sebesar 100 persen.

Sementara itu banyak warga yang menjadi peserta BPJS Kesehatan turun kelas karena menilai kenaikan iuran sangat tinggi.

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengimbau peserta BPJS Kesehatan tidak turun kelas apabila masih sanggup membayar iuran.

Seperti diketahui, iuran BPJS naik 100 persen per 1 Januari 2020 kemarin.

Muhadjir menambahkan, saat ini pemerintah terus menyisir data peserta BPJS kelas 3.

Jika ditemukan memang ada peserta yang tak mampu secara finansial, maka pemerintah akan memasukannya ke kategori penerima bantuan iuran (PBI). 

Peserta PBI tak perlu membayar iuran karena disubsidi oleh pemerintah.

"Kemensos kan sedang mensisir itu, dan itu kemungkinan banyak," katanya.

Halaman
1234
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved