Berita Riau

Bakar Tebasan Rumput dan Ranting, Petani di Bengkalis Riau Jadi Tersangka Karhutla

Petani di Bengkalis Riau ditetapkan Satreskrim Polres Bengkalis sebagai tersangka kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bakar Tebasan Rumput dan Ranting, Petani di Bengkalis Riau Jadi Tersangka Karhutla
Istimewa
Satreskirim Polres Bengkalis kembali menetapkan satu orang tersangka terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Bengkalis. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Seorang petani di Bengkalis Riau ditetapkan Satreskrim Polres Bengkalis sebagai tersangka kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Petani berinisial Spy tersebut membakar hasil tebasan rumput dan ranting saat membersihkan lahan miliknya, kemudian membakarnya hingga api membesar.

Kasatreskrim Polres Bengkalis AKP Andrie Setiawan, Jumat (10/1/2020) menerangkan, penyelidikan dilakukan Satreskrim Polres Bengkalis bersama dengan Unit Reskrim Polsek Bengkalis.

Kebakaran lahan di Desa Damai Kecamatan Bengkalis terjadi pada Selasa (7/1/2020) siang diketahui oleh beberapa saksi yang kemudian melakukan pemadaman.

"Lokasi karhutla ini berbatasan dengan lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Mulya yang rencananya akan ditanami geronggang. Sedangkan tersangka Spy juga termasuk anggota Poktan Mulya," terangnya.

Setelah tim melakukan penyelidikan dan mendapat keterangan dari sejumlah saksi, beberapa hari sebelum karhutla, Spy melakukan pembersihan lahan miliknya. Rencananya lahan yang dibersihkan ini akan ditanami geronggang.

"Sabtu pekan lalu Supiyanto menebas rumput dan ranting lahannya. Hasil tebasan ini kemudian dikumpulkan dan dibakar oleh Spy, dengan maksud untuk mempermudah nantinya saat menanam pohon geronggang. Sorenya Spy pulang dan sempat memadamkan api dengan air. Namun pada bagian tengah lahan, api masih membakar," kata Kasat Andrie.

Api membesar tanpa disadari Spy, dan Selasa sore saat kembali ke lahannya api sudah meluas.

Dari hasil penyelidikan ini kemudian petugas melakukan gelar perkara dan akhirnya menetapkan Spy sebagai tersangka.

"Kita sudah tetapkan tersangka dan ditahan di Mapolres Bengkalis. Kita juga akan datangkan ahli dari Labor Forensik Cabang Medan untuk olah TKP di lokasi karhutla," ujar AKP Andrie. (Tribunpekanbaru.com/muhammad natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved