Breaking News:

Karhutla di Riau

BREAKING NEWS: Pemprov Dorong 2 Kabupaten Kota Tetapkan Status Siaga Karhutla di Riau

Pemprov Riau mendorong dua kabupaten dan kota di Riau untuk segera menetapkan status siaga Kebakaran Hutan dan Lahan ( Karhutla ) di Riau.

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
FOTO ILUSTRASI - Tim gabungan berusaha memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, tidak jauh dari gerbang masuk Camp Flying Squad WWF dan guest house Balai TNTN, Desa Lubuk Kembang Buga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Selasa (13/8/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendorong dua kabupaten dan kota di Riau untuk segera menetapkan status siaga Kebakaran Hutan dan Lahan ( Karhutla ) di Riau.

Dua daerah tersebut adalah Dumai dan Bengkalis.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Jim Ghafur saat dikonfirmasi Tribunpekanbaru.com, Jumat (10/1/2020) mengatakan, Dumai dan Bengkalis saat ini merupakan daerah paling banyak ditemukan Kebakaran Hutan dan Lahan.

Meski belum memastikan berapa luasan lahan yang terbakar, namun sejauh ini di dua wilayah ini sudah ditemukan ada lahan yang terbakar.

Sehingga harus segera dilakukan secara masif.

"Apalagi sekarang wilayah pesisir kan sudah mulai berkurang intensitas curah hujannya. Makanya kami dorong dua daerah ini bisa segera menetapkan status siaga," kata Jim.

Meski saat ini sejumlah wilayah di Riau masih diguyur hujan, namun untuk wilayah pesisir utara (Bengkalis, Dumai, Rohil, Meranti dan Siak) sudah minim curah hujannya.

Sehingga potensi kebakaran lahan sangat mudah terjadi.

"Sekarang memang yang terpantau sama kita itu baru di Dumai sama Bengkalis. Sedangkan untuk daerah lain belum ada laporan masuk," ujarnya.

Jim mengungakpan, untuk kebakaran lahan di Dumai dan Bengkalis saat ini petugas sedang melakukan pemadaman. Api sudah berhasil dipadamkan.

Namun petugas masih melakukan proses pendinginan agar api tidak muncul kembali.

"Masih dalam proses pendinginan, petugas masih bekerja di lapangan," katannya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved