Karhutla di Dumai Sejak Awal Januari Sudah Hanguskan 20 Hektare Lahan

Karhutla di wilayah Dumai sudah terjadi sejak 1 Januari lalu sampai saat ini. Sudah ada 20 hektare lahan yang hangus.

Karhutla di Dumai Sejak Awal Januari Sudah Hanguskan 20 Hektare Lahan
Tribun Pekanbaru/Teddy Tarigan
Iustrasi Karhutla di Riau 

tribunpekanbaru.com - Sejak awal tahun 2020 atau tepatnya 1 Januari 2020 lalu, titik api sudah terjadi di Kota Dumai, yaitu di Kecamatan Sungai Sembilan. Pihak Polres, TNI, BPBD, dan tim gabungan lainnya langsung berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudisthira menyebutkan, sejak awal 2020 hingga saat ini, tim karhutla dari Polri, TNI, BPBD, kecamatan, kelurahan, dan lainnya, sudah langsung berjibaku memadamkan karhutla sampai api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan.

Disebutkan, sejak awal 2020 hingga saat ini, luas lahan yang terbakar di Dumai sudah ada sekitar 20 hektare, dengan lokasi yang paling luas berada di Kecamatan Sungai Sembilan.

"Alhamdulillah, saat ini anggota masih di lapangan bersama tim lainnya untuk melakukan pendinginan di sisa-sisa kebakaran. Karena sisa-sisa kebakaran yang masih menjadi hotspot bisa saja kembali menjadi titik api," katanya Jumat (10/1).

Andri mengaku, permasalahan di lapangan yang dijumpai tim gabungan penanganan karhutla di antaranya adalah jauhnya sumber air dari sSumber api, sehingga petugas di lapangan kesulitan dalam memadamkan lahan yang terbakar.

"Kita sudah minta bantuan alat berat untuk membuat kanal sebagai ‎sumber air agar memudahkan pemadaman. Kita juga dibantu perusahaan sekitar melakukan pemadaman," terangnya.

Selain itu, kendala lain yang dihadapi adalah keterbatasan selang air untuk mencapai sumber api. Namun kendala ini terselesaikan dengan bantuan tambahan selang air dari perusahaan sekitar, sehingga selang air bisa mencapai sumber api.

"Semua elemen bekerjasama dalam memadamkan karhutla di Dumai. Mulai dari TNI, Polri, BPBD, Camat, Lurah, dan masyarakat," terangnya.

Dia pun mengimbau petugas di lapangan agar tetap menjaga kesehatan, dan segera beristirahat jika letih. "Kita sudah ke TKP, selama 10 hari berjibaku memadamkan api dan dan melakukan pendinginan di kawasan Sungai Sembilan, bahan sampai tengah malam, tapi alhamdullialah anggota sehat tidak ada yang sakit," terangnya.

Andri kembali mengimbau masyarakat untuk tidak membakar dalam membuka lahan perkebunan atau lainnya. "Mari sama-sama kita mencegah terjadinya karhutla di Dumai," katanya. (dkp)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved