Realisasikan Saran UAS, Kota Padang Segera Bentuk Satpol PP Syariah
Untuk tahap awal, akan dibentuk Satpol PP Syariah berkekuatan satu peleton. Personelnya dipilih sarjana lulusan universitas Islam.
Penulis: rinaldi | Editor: rinaldi
tribunpekanbaru.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Padang, Alfiadi, mengemukakan pihaknya segera merealisasikan Satpol PP Syariah hadir di tengah masyarakat Kota Padang. Satpol PP yang ramah-tamah dan bermartabat dalam melaksanakan penekkan Peraturan Daerah (Perda) di Kota Padang.
"Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyikapi apa yang sudah diapungkan Ustaz Abdul Somad (UAS) beberapa waktu lalu mengenai Satpol PP Syariah. Saya rasa masyarakat kita memang butuh itu, dan untuk menindaklanjutinya kita segera mewujudkan Satpol PP yang syariah dalam bertindak, dalam penegakan Perda di Kota Padang ini," kata Alfiadi Jumat (10/1).
Untuk tahap awal, Satpol PP Syariah dibentuk satu peleton yang terdiri dari 30 personel. Personel yang masuk peleton ini dipilih sarjana tamatan perguruan tinggi Islam, dan personel yang memiliki latar belakang agama baik.
"Anggota kami ada yang tamatan Universitas Islam dan mereka akan dikumpulkan. Saya akan mencari regulasi mengenai Satpol PP Syariah ini, sebagai acuan dan akan dibuatkan Perwako-nya sesegera mungkin. Untuk tahap awal ini kita coba dulu dengan satu peleton," terangnya.
Satpol PP Syariah ini nantinya akan dibedakan dari segi pakaian dari Satpol PP yang bukan Syariah. Personel Satpol PP Syariah untuk pria akan memakai peci serta seragam yang berbeda. Sedangkan personel perempuan memakai pakaian seragam bernuansa muslimah atau pakaian longgar.
Satpol PP Syariah identik dengan ABSBK (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah), yang sudah melekat dan menjadi pedoman kehidupan masyarakat Minangkabau.
Saran pembentukan Satpol PP Syariah ini disampaikan Ustad Abdul Somad (UAS), saat mengisi acara tabligh akbar di Kota Padang beberapa hari lalu. (rin/tribun padang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/satpol-pp-padang-razia-hotel-melati.jpg)