Karhutla di Riau

Saat Banjir Belum Kering, Karhutla Muncul di Riau, 1 Hektar Lebih Lahan di Desa Tolam Dilalap Api

Karhutla di Riau, kebakaran lahan terpantau di Desa Kuala Tolam Kecamatan Pelalawan tepatnya di daerah transmigrasi SP1.

Saat Banjir Belum Kering, Karhutla Muncul di Riau, 1 Hektar Lebih Lahan di Desa Tolam Dilalap Api
Istimewa
Pemadaman Kekabaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang dilakukan personil gabungan Tim Rayon Kecamatan Pelalawan di Desa Kuala Tolam pada Rabu (8/1/2020). 

PANGKALAN KERINCI - Disaat banjir yang terjadi di Kabupaten Pelalawan Riau belum surut total pada Kamis (9/1/2020), ternyata Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) telah muncul dua hari yang lalu.

Karhutla terpantau di Desa Kuala Tolam Kecamatan Pelalawan tepatnya di daerah transmigrasi SP1.

Api muncul sejak Selasa (7/1/2020) pagi dan langsung dilakukan pemadaman oleh personil gabungan tim rayon kecamatan dan api dapat dijinakan pada Rabu (8/1/2020) sore lalu.

"Sudah berhasil dipadamkan kemarin oleh anggota yang di lokasi. Sekarang lokasi sudah aman dari api," kata Kapolres Pelalawan, AKBP M Hasym Risahondua SIK, kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (9/1/2020).

Kapolres Hasym membenarkan api melalap lahan yang ada di Desa Kuala Tolam.

Untung saja personil gabungan dari berbagai instansi bergerak cepat dan melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang ada, hingga api berhasil dikuasai.

"Untuk data lengkapnya silahkan langsung ke kapolsek," tambah Kapolres Hasym.

Kepala Polsub Sektor Pelalawan, Ipda Zumaheri kepada tribunpekanbaru.com memastikan areal yang sempat dilalap si jago merah sudah aman dan bisa ditinggalkan. Api dan asap tidak lagi muncul usai dikepung beramai-ramai oleh personil gabungan hingga tunggu kayu sisa terbakar tak lagi berasap.

"Luas lahan yang terbakar sekitar 1,5 hektar. Sekarang sudah steril, tapi tetap kita pantau sambil patroli," tegas Zulmaheri.

Ia menuturkan, lahan yang terbakar merupakan semak belukar dan sebagian merupakan kebun kelapa sawit masyarakat yang tidak dirawat lagi. Asal api belum bisa dipastikan apakah terbakar ataupun segaja dibakar. Pihaknya telah memintai keterangan dari beberapa saksi untuk prose penyelidikan di lapangan.

Adapun personil yang terlibat pemadaman yakni kepolisian, TNI, masyarakat, regu pemadam perusahaan yang ada di sekitar lokasi, serta tim yang tergabung dalam rayon kecamatan lainnya. Peralatan yang dipakai diantaranya ministrike, selang, dan mesin pemadam lainnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved