Gerakan Silat PSHT Bakar Lemak Tubuh Lebih Cepat dan Sehatkan Rohani
Gerakan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) mampu membakar lemak tubuh lebih cepat. Gerakannya bikin sehat jasmani dan rohani.
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: ihsan
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berolahraga tak hanya bertujuan agar tubuh menjadi sehat, Namun juga menjaga berat badan agar tetap seimbang.
Beragam cara dan gerakan dilakukan agar cepat menurunkan berat badan. Selain senam, gerakan pencak silat ternyata bisa menjaga keseimbangan berat badan.
Seperti gerakan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Seni bela diri ini tidak hanya dilatih untuk tarung atau mempertahankan diri namun juga gerakan-gerakan menjaga keseimbangan tubuh.
PSHT merupakan satu aliran silat tertua di Indonesia. Organisasi silat ini didirikan pada tahun 1922 di Madiun, Jawa Timur.
Di Pekanbaru terdapat beberapa sasana. Salah satunya di Palas dengan pelatih bernama Johan Chandra.
Johan mengungkapkan, banyak orang dengan keluhan obesitas atau kelebihan berat badan berlatih dengan gerakan PSHT. Gerakan-gerakan dengan takaran tertentu dapat menurunkan berat badan.
"Gerakan-gerakan silat dapat mengatasi obesitas, kardio dan menghilangkan sakit seperti kesemutan dan pusing-pusing," ujar Johan, Selasa (7/1/2020) malam.
Bahkan Johan sendiri mengaku tidak pernah lagi merasakan kesemutan setelah rutin latihan PSHT pada 2016 silam.
Johan menyebutkan, PSHT memiliki lima pilar. Yakni, persaudaraan, olahraga, bela diri, kesenian dan kerohanian atau kebatinan.
Dengan penggabungan dari lima pilar tersebut didapat selama berlatih, bukan hanya sehat jasmani, tetapi juga sehat rohani.
Menurut Johan, porsi latihan dibedakan antara peserta yang tujuannya menjadi petarung atau atlet dengan peserta yang sekadar ingin memiliki tubuh ideal.
Porsi latihan juga dibedakan menurut kelompok usia. "Kalau yang usianya di atas 30 tahun, porsi latihannya tentu berbeda," kata pria 26 tahun ini.
Johan mengatakan, latihan dimulai dengan pemanasan. Seperti push up, scot jump dan lari. Kemudian, latihan dilanjutkan dengan gerakan-gerakan dasar PSHT. Peserta dilatih melakukan gerakan-gerakan jurus.
Gerakan ala PSHT, kata dia, diisi dengan teknik pertahanan dan kuncian. Di samping itu, berlatih PSHT juga menimbulkan gerak refleks.
Sehingga tubuh yang sehat akan disertai sistem pertahanan diri dan gerak refleks terhadap gangguan dari orang lain.
Menurut Johan, ciri khas pada PSHT terletak pada pembukaan setiap memulai gerakan. Gerakan tubuh fokus pada kekuatan kaki dan tangan. Bahkan leher.
"Kalau kaki untuk menopang power. Sedangkan tangan lebih kepada seni beladirinya," jelas Johan. Lebih penting lagi, setiap memulai gerakan harus disertai dengan doa.
Johan mengatakan, tidak ada pantangan dalam mengkonsumsi makanan (diet) selama latihan PSHT.
Peserta latihan hanya dianjurkan tidak meminum air es. Sebab air es akan membuat tubuh menjadi melar atau sulit mengencang.
Johan menegaskan, berlatih PSHT tidak dipungut biaya. Menurut dia, peserta latihan hanya dituntut kesetiaan dan kesungguhan.
"PSHT dimanapun gratis. Sejak dulu, dari berdiri, PSHT tidak pernah memungut biaya," tandasnya. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/silat-persaudaraan-setia-hati-terate-psht.jpg)