Pelalawan

Sempat Membaik, Bayi Khaila Pasien Gizi Buruk di RSUD Pelalawan Riau Akhirnya Meninggal Dunia

Bayi berusia 11 bulan asal Desa Bagan Labuh Kecamatan Bunut tersebut menghembukan nafas terakhirnya di RSUD Selasih.

Sempat Membaik, Bayi Khaila Pasien Gizi Buruk di RSUD Pelalawan Riau Akhirnya Meninggal Dunia
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci kembali menangani pasien gizi buruk pada awal tahun 2020 ini dengan kondisi yang cukup memprihatinkan. Bayi tersebut bernama Khaila 

PANGKALAN KERINCI - Meski kondisi kesehatannya sempat membaik, bayi Khaila pasien gizi buruk yang dirawat di Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau akhirnya meninggal dunia, Minggu (12/1/2020)

Bayi berusia 11 bulan asal Desa Bagan Labuh Kecamatan Bunut tersebut menghembukan nafas terakhirnya di RSUD Selasih.

Setelah dirawat selama lima hari sejak dibawa orangtuanya pada Selasa (7/1/2020) lalu dengan kondisi yang memprihatinkan.

Kondisi kesehatannya sempat membaik dan menunjukan perkembangan kesehatan yang menggembirakan.

"Sebelum meninggal dunia sempat sesak-sesak dan kondisinya memburuk. Tak berapa lama akhirnya meninggal dunia," terang Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, Asrik M.Kes, kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (12/1/2020).

Berdasarkan reka medis yang diterima Diskes dari RSUD Selasih, lanjut Asril, selama perawatan HB bayi Khaila sudah meningkat dari sebelumnya.

Kemudian berat badannya naik 1,1 kilogram menjadi 6,7 Kg dari 5,6 Kg sebelumnya.

Kemudian asupan vitamin dan susu formula untuk guzi buruk terus diberikan selama perawatan.

Tim media juga sempat memberikan transfusi darah sebanyak satu kantong setelah pemeriksaan awal dilakukan dokter.

Disamping itu luka seperti bekas terbakar pada badannya akibat alergi kulit atau delmatitis juga telah mengering.

"Allah berkehendak lain. Walaupun upaya dan penanganan kita sudah maksimal sejak awal, ternyata meninggal dunia jam 3 tadi," tandas Asril.

Jasad bayi malang itu akhirnya dibawa pihak keluarga untuk dikebumikan.

Diskes memastikan jika seluruh biaya yang dikeluarkan selama perawatan ditanggung pemerintah daerah melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved