Banjir di Pelalawan

Status Siaga Darurat Bencana Banjir di Pelalawan Riau Diperpanjang, Distribusi Bantuan Terus Jalan

Status itu diperpanjang satu bulan sejak tanggal 31 Desember lalu berakhir penetapan status tahap pertama.

Status Siaga Darurat Bencana Banjir di Pelalawan Riau Diperpanjang, Distribusi Bantuan Terus Jalan
Istimewa
Kondisi banjir yang melanda Kecamatan Langgam dan Pangkalan Kerinci pada Selasa (17/12/2019) lalu. Kini meluas ke Kecamatan Pangkalan Kuras dan Kecamatan Pelalawan. 

PELALAWAN - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, Minggu (12/1/2020), menyebutkan status siaga darurat bencana banjir dan longsor di Kabupaten Pelalawan masih berlaku.

Status siaga darurat ini hingga tanggal 31 Januari 2020 mendatang.

Status itu diperpanjang satu bulan sejak tanggal 31 Desember 2019 lalu berakhir penetapan status tahap pertama.

Dengan demikian seluruh Posko kesehatan masih tetap diaktifkan melayani masyarakat yang hendak berobat.

"Distribusi bantuan kepada korban banjir masih terus dilakukan Dinas Sosial dan pemeriksaan kesehatan dari Dinkes," tandasnya.

Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan masih mengaktifkan posko kesehatan di kecamatan dan desa yang masih terdampak genangan air maupun yang telah surut.

Tim medis tetap memantau perkembangan kesehatan warga pascabanjir.

Setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) diminta tetap proaktif melayani pasien koban banjir.

"Di lokasi yang banjirnya surut memang tidak ada lagi posko, tapi puskesmas tetap aktif. Selama status siaga darurat masih berlaku," terang Kepala Diskes Pelalawan, Asril M.Kes.

Selain itu, lanjut Asril, pihaknya memerintahkan setiap Bidan Desa (Bindes) proaktif mendatangi warga untuk memantau perkembangan kesehatannya.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved