Waspada Karhutla di Riau

Terkait Status Siaga Darurat Karhutla di Dumai Riau, Ini Kata Kalaksa BPBD

Tim Satgas Darat berupaya terus memadamkan dengan segenap unsur baik BPBD, TNI Polri, Kecamatan Kelurahan, RPK Perusahaan dan MPA

Terkait Status Siaga Darurat Karhutla di Dumai Riau, Ini Kata Kalaksa BPBD
Istimewa
Meski masih musim penghujan, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ternyata kembali melanda Kota Dumai, kali ini terjadi di lahan Jalan Ring Road, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Selasa (10/12/2019) sekitar pukul 09.00 WIB. 

DUMAI - Kepala pelaksana (Kalaksa) Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), Kota Dumai, mengaku Kondisi kebakaran hutan dan lahan sampai 11 Januari 2020 mencapai 19,5 Ha dengan lokasi terbesar di Kecamatan Sungai Sembilan 18 Ha yaitu Kelurahan Lubuk gaung dan Bangsal aceh.

"Untuk Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian Dumai," katanya, Minggu (12/1/2020).

Ia menambahkan, Tim Satgas Darat berupaya terus memadamkan dengan segenap unsur baik BPBD, TNI Polri, Kecamatan Kelurahan, RPK Perusahaan dan MPA di wilayah terdampak.

"Kita mengakui kondisi pekan pertama Januari angin sangat kuat dan cuaca panas mengakibatkan penyebaran api di areal gembut sulit dicegah dan Tim melakukan tindakan proteksi sehingga penyebaran api dapat dikurangi," imbuhnya.

Tetapi sejak tiga hari terakhir, tambahnya, kondisi wilayah karhutla hujan cukup deras sehingga sejak tanggal 10 sampai 12 Januari 2020 hotspot Nihil di Kota Dumai.

"Walaupun Nihil kondisi areal yang terbakar masih ada sisa asap secara menyebar belum hilang sepenuhnya," terangnya.

Untuk usulan BPBD Provinsi Riau tentang penetapan status Siaga Darurat, Afrilagan mengaku, akan dipertimbangkan menunggu Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Kota Dumai pada Senin (13/1/ 2020) di Media Center Dumai.

Diakuinya, status Siaga Darurat Bencana adalah suatu keadaan terdapat potensi bencana, yang merupakan peningkatan eskalasi ancaman yang penentuannya didasarkan atas hasil pemantauan yang akurat oleh instansi yang berwenang dan juga mempertimbangkan kondisi nyata/dampak yang terjadi di masyarakat.

Afrilagan menerangkan, penetapan akan dilihat sejauh mana potensi bencana, eskalasi ancaman dan kondisi di lapangan berkaitan karhutla.

Jika memang sudah terpenuhi segala persyaratan maka pihaknya akan menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla Dumai.

Tentunya, dalam penetapan status siaga darurat bencana Karhutla, tambahnya, harus dengan keputusan Walikota Dumai berdasarkan usulan Kepala Pelaksana BPBD Kota Dumai yang tentunya diawali pertimbangan masukan hasil rapat bersama nantinya.

Dirinya menjelaskan, Sejauh ini Tim Satgas Darat Karhutla Dumai sudah cepat bergerak jika ada informasi hotspot melalui BMKG ataupun laporan masyarakat. Personil yang sudah dikerahkan mencapai 80 orang dan dukungan sapras serta alat berat dari perusahaan.

"Tindakan pencegahan tetap dilakukan dengan himbauan, sosialisasi langsung ke masyarakat terutama wilayah rawan bencana kebakaran baik oleh pihak Kelurahan, Babinsa atau Babinkamtibmas," pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/Donny Kusuma Putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved