Sah, Persija Jakarta Tunjuk Sergio Farias Sebagai Pelatih Baru untuk Musim 2020

Persija Jakarta akhirnya mengumumkan pelatih baru untuk musim 2020. Dia adalah Sergio Faras asal Brasil, yang pernah lama melatih klub Korsel.

Sah, Persija Jakarta Tunjuk Sergio Farias Sebagai Pelatih Baru untuk Musim 2020
internet
Sergio Farias ditunjuk sebagai pelatih baru Persija Jakarta untuk musim 2020. 

tribunpekanbaru.com - Persija Jakarta mengumumkan pelatih baru untuk musim 2020. Dia adalah Sergio Farias, pelatih asal Brasil yang sebelumnya melatih klub Korea Selatan, Pohang Steelers.

Presiden Persija, Ferry Paulus, menyebut pihaknya tidak ragu menjadikan Farias sebagai pelatih musim ini. Apalagi, pelatih 52 tahun itu pernah membawa Pohang Steelers menempati peringkat tiga Piala Dunia Antarklub 2009 silam.

“Kami resmi teken kontrak dengan Sergio Farias sebagai pelatih Persija untuk kompetisi tahun ini. Rekam jejaknya yang bagus membuat Persija tertarik merekrutnya,” ujar Ferry dilansir laman resmi klub kemarin.

“Sergio sebelumnya pernah membesut klub pro asal Korea Selatan dan berhasil menjadi kampiun di liga, bahkan pernah keluar sebagai juara antarklub di Asia. Itu pertimbangan kami merekrut dia. Kami yakin dia bisa membawa Persija juara sesuai target kami.”

Meski sudah dikontrak, namun Farias belum akan memimpin latihan Persija yang dimulai Senin (13/1) sore kemarin, karena dia masih mengurus administrasi terlebih dulu. “Asisten pelatih Sudirman bersama staf pelatih Persija yang memimpin latihan perdana. Setelah administrasi selesai, ia akan bergabung dengan tim secepatnya,” kata Ferry.

Sergio Farias dikontrak Persija satu tahun dengan opsi perpanjangan. Bersama Pohang Steelers sejak 2005, Farias memberikan empat juara yaitu K-League 2007, Korean FA Cup 2008, K-League Cup 2009, dan Liga Champions Asia 2009.

Dia juga membawa Pohang Steelers juara tiga piala dunia antarklub, yang melibatkan tim juara dari kompetisi terbaik di setiap benua.

Namun setelah tidak bersama Pohang Steelers, Farias tidak pernah lagi meraih juara. Dalam 10 tahun terakhir, tak ada juara yang diraihnya untuk delapan tim yang dilatih sebelum ke Persija.

Setelah meninggalkan Pohang, Farias membesut klub Arab Saudi, Al Ahli pada 2010. Namun klub besar Arab Saudi itu gagal juara bersama Farias. Tak lama di Arab, dia hijrah ke UEA menangani klub Al Wasl, juga tanpa gelar. Farias lalu pindah ke China melatih Guangzhou R&F dan juga nihil gelar.

Farias kemudian mudik membesut tim asal Rio de Janeiro, Duque de Caxias. Hanya sebentar di Brasil, Farias lalu pindah ke Thailand menangani Suphanburi hingga 2015, dan juga tanpa gelar. Selanjutnya dia ke India melatih NorthEast United FC pada 2016, namun hanya beberapa bulan dan kembali lagi ke Suphanburi.

Pada 2018, Farias hengkang ke Sudan menangani Al Hilal, dan terakhir ke Mesir melatih Tala'ea El Gaish SC. Setelah itu, kini petualangannya mengantar dia berlabuh di Jakarta bersama Persija. (rin)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved