Stamina Pemain PSM Makassar Jelang AFC Cup Dinilai Bojan Hodak Masih di Bawah Standar

Pelatih PSM, Bojan Hodak, memilih fokus meningkatkan stamina pemain jelang menghadapi Lalenok United pada play-off AFC Cup 2020.

Stamina Pemain PSM Makassar Jelang AFC Cup Dinilai Bojan Hodak Masih di Bawah Standar
dok psm makassar
Pelatih PSM, Bojan Hodak (kiri), berdiskusi dengan asisten pelatih saat latihan tim Minggu (12/1). 

tribunpekanbaru.com - PSM Makassar akan meladeni tantangan juara liga Timor Leste, Lalenok United, pada babak play off Piala AFC 2020 yang digelar 22 dan 29 Januari 2020 mendatagn.

Dengan durasi persiapan yang singkat, pelatih anyar PSM Makassar, Bojan Hodak, mengungkapkan fokusnya adalah mengembalikan kondisi fisik pemain serta mencoba variasi taktik untuk skuatnya.

Menurut Hodak, secara fisik dan stamina, skuat Juku Eja masih di bawah standar yang diinginkan. Tetapi di mata mantan pelatih Timnas Malaysia U-19 itu, hal ini terbilang normal karena pemain baru liburan.

"Secara umum, pemain bisa mengikuti seluruh program yang saya berikan. Kondisi pemain memang belum kembali karena mereka baru pulang liburan setelah kompetisi," kata Hodak sesudah latihan PSM di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar, Minggu (12/1) sore lalu.

Terkait taktik yang akan diterapkan menghadapi Lalenok United, Hodak menegaskan ia sudah memiliki sejumlah rencana. "Tapi bagi saya taktik bukan hal yang utama. Yang terpenting adalah reaksi pemain dalam memanfaatkan momen dan kebersamaan tim," jelas Hodak.

Hodak juga mengaku belum terlalu memikirkan pemain yang akan dipilihnya menjadi kapten PSM Makassar. "Nanti saja jelang pertandingan. Biasanya, saya menginginkan tiga pemain sebagai calon kapten yang sebelumnya dipilih oleh seluruh pemain," kata Hodak.

Bagi Hodak, peran kapten sangat vital untuk menerjemahkan apa yang diinginkannya dalam lapangan. "Kapten bagi saya adalah tangan kanan di lapangan. Ia juga harus menjadi contoh yang baik buat pemain lain," tuturnya.

Musim lalu Zulkifli Syukur yang menjadi kapten PSM. Tetapi setelah mengalami cedera dan kemudian dipinjamkan ke Sriwijaya FC, perannya diambil-alih Wiljan Pluim. Selain Pluim, ban kapten PSM juga pernah disandang Marc Klok, Rizky Pellu, dan Rivki Mokodompit.

Di luar itu, Bojan Hodak, mengapresiasi kinerja manajemen Juku Eja dalam perekrutan pemain. Menurut pelatih asal Kroasia itu, sejauh ini pemain yang datang sesuai rencananya. Terbaru, PSM memperkenalkan tiga pemain anyar yakni Irsyad Maulana, Dedi Gusmawan (eks Semen Padang), dan Hussein El Dor (Lebanon/eks Perak FA). (rin/blc)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved