Judi Online

3 Pemain Judi Online Diringkus dari Warnet di Pekanbaru, Ini Barang Bukti yang Diamankan Polisi

Tiga orang pria pemain judi online ditangkap oleh aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau.

3 Pemain Judi Online Diringkus dari Warnet di Pekanbaru, Ini Barang Bukti yang Diamankan Polisi
Polda Riau
Aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, mengamankan tiga orang pria pemain judi online. 

PEKANBARU - Tiga orang pria pemain judi online ditangkap oleh aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menjelaskan, pengungkapan judi online ini, bermula dari adanya laporan masyarakat.

Bersama mereka diamankan juga sejeumlah barang bukti.

Di antaranya Central Processing Unit (CPU), layar LCD dan sejumlah barang bukti lainnya.

"Tiga tersangka ditangkap. Ada beberapa barang bukti yang diamankan. Seperti beberapa unit CPU, layar LCD, keyboard, ada ATM, KTP, dan beberapa lembar bukti transfer," ucapnya saat ekspos kasus di depan warnet Alpha Gaming di Jalan Hangtuah, Selasa (14/1/2020).

Aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, mengamankan tiga orang pria pemain judi online.
Aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, mengamankan tiga orang pria pemain judi online. (Polda Riau)

Para pelaku ini diamankan dari dua warnet berbeda di Pekanbaru.

Mereka yaitu HS (28), di warnet Pegasus Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan serta HE (38) dan MM (26) yang diamankan dari warnet Alpha Gaming di Jalan Hangtuah, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya.

Sementara itu ditambahkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hadi Poerwanto, tiga tersangka ini, merupakan pemain.

"Mereka ini sudah beberapa kali melakukan deposit. Besarannya bervariasi. Minimal Rp50 ribu, ada juga Rp150ribu sampai Rp200 ribu," sebutnya.

Adapun jenis permainan judi online yang dimainkan, yakni slot dan poker.

Hadi menegaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan.

Untuk menelusuri siapa bandarnya, dan pihak pembuat aplikasi atau website judi online tersebut. (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved